#pelabuhanbakauheni#beritalampung#penyeberangan#kapalferi

Penumpang Kapal Feri Mengeluhkan Aplikasi Pemesanan Tiket Online

( kata)
Penumpang Kapal Feri Mengeluhkan Aplikasi Pemesanan Tiket Online
Sejumlah penumpang di Pelabuhan eksekutif Bakauheni keluhkan tiket pemesanan yang tak sesuai dengan jadwal keberangkatan. Alhasil terdapat beberapa penumpang yang tak bisa lanjutkan perjalanan laut karena tiket yang kedaluwarsa.


Bandar Lampung (Lampost.co): Penumpang kapal feri yang akan melakukan perjalanan laut dari Pelabuhan Bakauheni menuju Merak, Banten mengeluhkan aplikasi pemesanan tiket yang merugikan calon penumpang. Pasalnya di dalam aplikasi tersebut waktu keberangkatan tidak tepat waktu. 

"Saya pesan tiket dari rumah (Bandar Lampung) jam 16.00 dan saya sampai di Bakauheni ini pukul 15.30, tapi anehnya kata petugas yang cek tiket pintu masuk kapal, tiket saya sudah kedaluwarsa," kata salah seorang calon penumpang, Endah, Minggu, 1 November 2020.

Dengan adanya kejadian ini, ia dan keluarga merasa dirugikan. "Aneh banget enggak sesuai jam. Padahal saya datang sudah hitung waktu dan memastikan tidak telat," ujar dia. 

Ia juga mengaku bahwa ia merasa dirugikan dengan jadwal yang tidak sesuai tersebut. "Saya merasa dirugikan, soalnya saya juga gak sekali kaya gini. Kenapa harus pakai waktu jam kalau memang tidak sesuai dengan aslinya," jelasnya. 

Hal berbeda dirasakan oleh penumpang lain yang mengaku memesan tiket keberangkatan dari Bakauheni menuju Merak di pukul 18.00, namun ia dipersilahkan melakukan perjalanan di pukul 16.45.

"Saya tadi sampai sini pukul 15.00 dan pesan tiket memang di pukul18.00. Tapi kata petugasnya masuk yang pukul 16.45 aja," ujar penumpang lain, Mega Silalahi.

Tak sedikit penumpang yang mengeluhkan aplikasi pemesanan tiket online kapal feri yang dianggap tidak sesuai dengan jadwal keberangkatan kapal yang asli. Sehingga banyak penumpang yang kebingungan. 

"Saya memang bingung ini gimana pemesanannya, mana waktu mau tukar tiket tidak diarahkan mana yang pencetakan untuk penumpang yang bawa kendaraan atau penumpang yang jalan kaki," kata penumpang lain.

Adi Sunaryo







Berita Terkait



Komentar