#keretaapi#antigen#pcr

Penumpang KA Rajabasa dan Kuala Stabas Lampung tidak Perlu Antigen/PCR

( kata)
Penumpang KA Rajabasa dan Kuala Stabas Lampung tidak Perlu Antigen/PCR
Pengumuman penumpang KA bebas Antigen/PCR. Dok KAI


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Penumpang Kereta Api (KA) Rajabasa relasi Tanjungkarang-Kertapati (PP) dan KA Kuala Stabas relasi Tanjungkarang-Baturaja (PP) yang telah mendapatkan vaksin dosis kedua (lengkap) atau ketiga alias booster tidak diwajibkan menunjukkan hasil negatif tes PCR/Antigen ketika boarding.

Aturan tersebut menyesuaikan Surat Edaran (SE) Satgas Nomor 11 Tahun 2022 dan SE Kementerian Perhubungan Nomor 25 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Perkeretaapian pada Masa Pandemi Covid-19 tanggal 8 Maret 2022. 

“Divre IV Tanjungkarang senantiasa mengikuti dan mematuhi seluruh ketentuan dari pemerintah termasuk ketentuan yang terbaru, yakni SE Satgas No. 11 dan SE Kemenhub No. 25,” kata Kepala Bagian Humas Divre IV Tanjungkarang, Jaka Jarkasih, Rabu, 9 Maret 2022. 

Baca: Penumpang Kereta Api di Bandar Lampung Minta Syarat PCR/Antigen Segera Dihapus

 

Adapun persyaratan lengkap menggunakan KA Rajabasa dan KA Kuala Stabas di wilayah Divre IV Tanjungkarang sebagai berikut; 

1. Pelanggan yang telah divaksin dosis ke-2 atau ke-3 tidak diwajibkan Antigen/PCR.

2. Pelanggan yang masih vaksin pertama wajib Antigen/PCR, surat keterangan hasil negatif rapid test antigen maksimal 1x24 jam atau RT-PCR 3x24 jam sebelum jadwal keberangkatan 

3. Penumpang dengan komorbid wajib menggunakan surat keterangan dokter dan wajib antigen/PCR

4. Anak-anak dengan usia di bawah 6 tahun wajib didampingi orang tua dan tidak wajib antigen/PCR

Untuk validasi data vaksinasi pelanggan, KAI telah mengintegrasikan ticketing system KAI dengan aplikasi PeduliLindungi. Hasilnya, data vaksinasi pelanggan dapat langsung diketahui oleh KAI pada saat pemesanan tiket melalui KAI Access, website KAI, dan pada saat boarding. 

“Pelanggan yang tidak melengkapi persyaratan tersebut akan ditolak berangkat naik kereta api dan dipersilakan untuk membatalkan tiketnya,” tegas Jaka. 

Sesuai SE Kemenhub No. 25 pula, kapasitas angkut KA Rajabasa dan KA Kuala Stabas adalah maksimum 100%. 

Meski demikian, pelanggan tetap wajib mematuhi protokol kesehatan (Prokes) secara disiplin saat menggunakan layanan kereta Api. 

Divre IV Tanjungkarang juga masih menyediakan empat stasiun yang melayani Rapid Test Antigen seharga Rp35.000 yaitu Stasiun Tanjungkarang, Kotabumi, Martapura dan Baturaja.

"Divre IV Tanjungkarang terus memastikan seluruh pelanggan menerapkan prokes secara disiplin dan hanya mengizinkan pelanggan yang sesuai persyaratan untuk bisa naik kereta api," tutup Jaka.

Sobih AW Adnan






Berita Terkait



Komentar