#penipuan#kriminal

Pensiunan ASN Lambar Divonis 24 Bulan Penjara Karena Kirim Surat KPK Palsu

( kata)
Pensiunan ASN Lambar Divonis 24 Bulan Penjara Karena Kirim Surat KPK Palsu
Majelis hakim Pengadilan Negeri Lampung Barat memvonis Abdul Chalik dengan pidana dua tahun penjara. Pensiunan ASN itu dinyatakan terbukti bersalah memalsukan surat KPK di Pesisir Barat pada September 2021 lalu. Dok Kejari


Liwa (Lampost.co) -- Majelis hakim Pengadilan Negeri Lampung Barat memvonis Abdul Chalik dengan pidana dua tahun penjara. Pensiunan ASN itu dinyataka terbukti bersalah memalsukan surat KPK di Pesisir Barat pada September 2021 lalu.

Kasi Intel Kejari Lambar, Zenericho, mengatakan majelis hakim menyatakan terdakwa Abdul Chalik terbukti bersalah memalsukan surat. Praktik itu dikenakan Pasal 263 ayat (2) KUHP. Putusan tersebut sesuai dengan tuntutan jaksa. 

"Putusan itu diperkuat dengan barang bukti amplop KPK untuk M.Towil di Gedung DPRD Pesisir Barat," kata Richo, Jumat, 15 Juli 2022.

Kemudian dua lembar surat undangan/panggilan Nomor: 750/SPP-Lidik/ DEWAS.KPK/RI/2021, tanggal 30 Agustus 2021, dua lembar fotokopi surat undangan/panggilan Nomor: 750/SPP-Lidik/ Dewas.KPK/RI/2021, tanggal 30 Agustus 2021 atas nama Piddinuri.

Lalu dua lembar fotokopi surat undangan/pangggilan Nomor: 750/SPP-Lidik/ Dewas KPK/RI/2021, tanggal 30 Agustus 2021 atas nama M. Towil dan satu amplop bertulis KPK tujuan Rifzon Efendi di Gedung DPRD Pesisir Barat.

"Kemudian dua lembar surat undangan/panggilan Nomor: 750/SPP-Lidik/ DEWAS.KPK/RI/2021, tanggal 30 Agustus 2021, satu amplop bertulis KPK tujuan Ali Yudiem di Gedung DPRD Kabupaten Pesisir Barat dan lainnya," kata dia.

Effran Kurniawan






Berita Terkait



Komentar