#beritalampung#beritalampungterkini#asn#pensiun#purnabakti

Pensiun Bukan Berarti Berhenti Berkontribusi bagi Pembangunan Daerah

( kata)
Pensiun Bukan Berarti Berhenti Berkontribusi bagi Pembangunan Daerah
Bupati Lampung Utara, Budi Utomo saat memberikan cendera mata kepada ASN yang memasuki purnabakti pada tahun ini di rumah dinas bupati, Rabu, 2 November 2022. Dok Pemkab Lampura


Kotabumi (Lampost.co) -- Aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara yang memasuki pensiun pada 2022 berjumlah 98 orang. Mereka berasal dari golongan IVb dan IVc ke atas, seperti Azwar Yazid (mantan Asisten II) , mantan Kabag Ansori, mantan Plt Kadis Kominfo Karim SR, mantan Kepala DLH, Rendra Yusfi, dan lainnya.

Merujuk data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Lampura dari 98 pegawai yang memasuki masa pensiun tahun itu terdiri dari 71 golongan IVb dan 27 golongan IVc ke atas.

Baca juga: ASN Lamsel Mulai Gunakan KTP Digital 

"Alhamdulillah mereka telah purnabakti sebagai ASN dan pemerintah daerah mengapresiasinya dengan memberikan kenang-kenangan kemarin, Rabu, 2 November 2022 bertempat di rumah dinas Bupati," ujar Kepala BKPSDM Lampura, Khairul Fadila, Kamis, 3 November 2022.

Sebelumnya, Bupati Lampura Budi Utomo melepas puluhan ASN di rumah dinasnya. Orang nomor satu Lampura itu berharap mereka dapat terus berkontribusi, meski sudah tidak lagi bertugas di lingkup pemkab setempat.

Budi menjelaskan masa pensiun bukanlah akhir dari proses aktivitas dan kreativitas sehingga pengabdian tidak terhenti. "Pengabdian tidak berhenti hanya karena kita memasuki purnatugas. Setelah masa pensiun, semangat dan optimisme harus tetap menyala. Kontribusi seorang pensiunan justru semakin nyata dan diperlukan pada saat terjun dalam kehidupan bermasyarakat. Teruslah mengabdi, khususnya dalam mendukung program pembangunan daerah," ujarnya.

Pemerintah daerah mengapresiasi serta penghargaan tinggi atas pengabdian dan loyalitasnya selama ini. Dan berharap tali silaturahmi tetap terjaga dalam mendorong program pembangunan.

Muharram Candra Lugina








Berita Terkait



Komentar