#kasuspolisi

Penodongan Pistol Diduga Aparat Disaksikan Banyak Warga

( kata)
Penodongan Pistol Diduga Aparat Disaksikan Banyak Warga
Penodongan pistol yang diduga dilakukan seorang anggota aparat disebut turut disaksikan banyak warga. Kejadian itu terjadi di Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Way Dadi, Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung, beberapa waktu lalu. Foto Istimewa


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Penodongan pistol yang diduga dilakukan seorang anggota aparat disebut turut disaksikan banyak warga. Kejadian itu terjadi di Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Way Dadi, Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung, beberapa waktu lalu. 

Adik korban, Dian Adi Saputra, mengatakan kakaknya ditodongkan pistol jenis airsoftgun yamg diduga dilakukan anggota polisi memakai kaos warna hitam. Peristiwa itu turut viral melalui video yang tersebar di media sosial. 

"Saksinya banyak, lebih dari dua orang. Kalau orang itu menodongkan pistol ke kepala abang saya. Mereka saat itu sekitar enam orang," kata Dian, Sabtu, 12 November 2022.

Melihat itu, dia dan rekan-rekannya langsung membela kakaknya. "Otomatis saya bela abang yang nyawanya terancam. Video itu direkam temen saya. Kami nggak tahu kalau mereka sampai menodong senpi ke kepala kakak saya," katanya.

Menurutnya, penodongan senjata api itu berawal dari adanya perselisihan dari beberapa hari sebelumnya. Awalnya, korban ada perdebatan dalam telepon. Sebab, ada seorang pria bernama Febri berkata kasar kepada korban. Kemudian, datang sejumlah orang yang diduga dari Satuan Brimob ke rumahnya di kompleks Rajabasa Indah, Bandar Lampung. 

Mereka bertanya kepada warga sekitar perumahan untuk mencari rumah bandar narkoba dan melintangkan mobil di depan rumah korban. "Dengan begitu, warga sekitar mengira korban memang benar bandar narkoba," ujarnya.

Untuk itu, korban datang ke Way Dadi untuk mengklarifikasi fitnah yang menyebut keluarganya sebagai bandar narkoba. "Kami datang cuma mau klarifikasi, bukan mau arogan-arogan," katanya.

 

Effran Kurniawan








Berita Terkait



Komentar