#bandarlampung

Penjual Remaja Wanita di Media Sosial Rp300 Ribu Ditangkap

( kata)
Penjual Remaja Wanita di Media Sosial Rp300 Ribu Ditangkap
Sindikat prostitusi anak lewat media sosial ditangkap anggota satreskrim Polresta Bandar Lampung, Kamis, 11 Agustus 2022. (Lampost.co/Salda Andala)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Anggota Satreskrim Polresta Bandar Lampung membongkar sindikat prostitusi anak lewat media sosial. Dalam kasus itu, pihaknya menahan dua pria berinisial DN (16) dan DO (18) sebagai tersangka. Adapun lima orang lainnya berstatus saksi yaitu FI (19), IA (18), FRI (19), OR (26), dan MS (20). 

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Dennis Arya Putra, menjelaskan, pelaku menjual lima remaja putri ke media sosial Michat dan Facebook. Dalam sekali kencan Rp300 ribu. 

"Kisaran tiga ratus ribu sekali kencan di sebuah penginapan yang ada di Bandar Lampung," katanya di Mapolresta Bandar Lampung, Kamis, 11 Agustus 2022. 

Baca juga: Calon Pekerja Migran Asal Lampung Bantah Jadi Korban Human Trafficking

Dennis menjelaskan para pelaku dan korban selalu berpindah-pindah tempat melayani pria yang menggunakan jasa mereka. Uang hasil prostitusi digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. 

"Pengakuan salah satu orang tua korban, anaknya hampir satu bukan gak pulang-pulang. Jadi, mereka ini bukan disekap,"ujarnya. 

Diberitakan sebelumnya, Anggota unit PPA Satreskrim Polresta Bandar Lampung membekuk sindikat prostitusi online di sebuah penginapan Royal Guest House di Jalan Patimura, Telukbetung Utara, Kamis, pukul 00.30 WIB. 

 

Wandi Barboy








Berita Terkait



Komentar