#pengemplanganpajak#pajak

Penipuan Makelar Pajak, Ketua ICC Dituntut Empat Tahun Penjara

( kata)
Penipuan Makelar Pajak, Ketua ICC Dituntut Empat Tahun Penjara
Ilustrasi ASN. MI/Ramdani


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Ketua Indonesia Crisis Center (ICC) Joko Sudibyo (64), dituntut empat tahun penjara, pada persidangan di PN Kelas IA Tanjungkarang

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Roosman Yusa mengatakan Joko terbukti bersalah melanggar pasal 378 KUHP.

"Menjatuhkan pidana empat tahun penjara," ujar JPU saat membacakan putusan, Senin, 23 Agustus 2021.

Atas putusan tersebut, Joko akan mengajukan pleidoi atau pembelaan pada sidang selanjutnya.

Sementara sidang pleidoi akan berlangsung pada Kamis, 26 Agustus 2021.

"Sidang selanjutnya kamis," kata majelis hakim Hendro Wicaksono.

Baca juga:Kasus Pengemplangan Pajak Seret Nama Perusahaan di Lampung

Joko didakwa menipu Direktur PT Sumber Urip Sejati Utama, Sugiarto Hadi. Joko menjanjikan permasalahan pajak perusahaan korban tahun 2009-2011 rampung, dengan menyerahkan uang Rp17 miliar.

Namun, pajak yang selesai dibayarkan hanya pada tahun 2009, sehingga PT Sumber Urip menunggak pajak tahun 2010-2021, hingga akhirnya ditetapkan sebagai perpajakan pada tahun 2016.

Sugiarto Hadi diyakinkan, karena adanya nota dinas yang ditandatangani oleh Kasat Pemeriksaan Pajak saat itu, Rida Handanu. Belakangan, Rida Handanu membantah telah membuat dan mengeluarkan nota dinas, saat ia bersaksi di persidangan. 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar