#koni#olahraga#atletberprestasi

Peningkatan Pembinaan jadi Tantangan Pengurus Baru KONI Bandar Lampung

( kata)
Peningkatan Pembinaan jadi Tantangan Pengurus Baru KONI Bandar Lampung
Ketua rapat pleno Musorkot KONI Bandar Lampung Rahmudin menyerahkan berkas hasil rapat kepada ketua terpilih KONI Bandar Lampung Eva Dwiana Herman HN di Hotel Aston, Kamis, 20 Februari 2020.

Bandar Lampung (Lampost.co): Keberhasilan dalam pembinaan yang telah dicapai harus terus dilanjutkan untuk dapat mencetak atlet-atlet andal. Hal itu juga untuk mendukung pembangunan di bidang olahraga.

Hal itu disampaikan ketua terpilih KONI Bandar Lampung periode 2020-2024 Eva Dwiana Herman HN usai musyawarah olahraga kota (musorkot) KONI setempat di Hotel Aston, Kamis, 20 Februari 2020.

Eva Dwiana terpilih secara aklamasi karena 22 pengurus kota (pengkot) dan satu organisasi fungsional, yakni Perwosi, seluruhnya memberikan dukungan kepadanya.

"Saya banyak mengucapkan terima kasih kepada semua pengkot yang kembali memercayakan saya kembali memimpin KONI Bandar Lampung. Mari kita bersama-sama terus meningkatkan keberhasilan yang sudah dicapai dalam membangun olahraga Bandar Lampung untuk tetap menjadi yang terbaik dan sebagai barometer pembinaan di Lampung," ujarnya.

Dia menambahkan keberhasilan yang telah diraih tidak lepas dari kerja sama dan kekompakan seluruh pihak, baik itu pengurus KONI, pengurus cabor, pelatih, dan atlet. Sebab, tanpa ada kedua hal itu mustahil untuk dapat meraih prestasi.

"Sejumlah prestasi yang diraih itu merupakan buah dari kekompakan dan kerja sama solid dari semua pihak. Oleh sebab itu, akan terus ditingkatkan dalam kepengurusan nanti," katanya.

Dalam menyusun kepengurusan KONI Bandar Lampung periode 2020--2024, ketua umum didampingi dua formatur lainnya. Berdasarkan hasil keputusan seluruh peserta musorkot dua nama yang masuk formatur, yakni Rahmudin dari Pengkot PSSI dan Abdul Malik dari Pengkot PSTI. Tim formatur memiliki waktu 15 hari untuk menyusun kepengurusan.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar