#syekhalijaber#penusukalijaber

Penikam Syekh Ali Jaber Divonis 4 Tahun Penjara

( kata)
Penikam Syekh Ali Jaber Divonis 4 Tahun Penjara
Alpin Andrian, terdakwa penikam Syekh Ali Jaber. Dok Lampost


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Majelis hakim Pengadilan Negeri Tanjungkarang menjatuhkan vonis empat tahun penjara terhadap Alpin Andrian, terdakwa penikam Syekh Ali Jaber, Kamis, 1 April 2021.

Menurut ketua majelis hakim, Dadi Rahmat, terdakwa Alpin terbukti secara sah, dan melakukan tindak pidana penganiayaan sesuai dengan pasal 351 ayat (1) dan penggunaan senjata tajam yang diatur dalam Pasal 2 ayat (1) UU Darurat no 12 Tahun 1951. Sebelumnya Alpin dituntut 10 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum.

Sementara kuasa hukum terdakwa, Ardiansyah, mengatakan pihaknya akan mengajukan banding terhadap vonis tersebut.

"Alpin secara sah tidak terbukti melakukan percobaan pembunuhan. Kedua Alpin tidak terbukti melakukan penganiayaan berat, tapi kami akan ajukan banding," ujarnya di PN Tanjungkarang, Kamis 1 April 2021.

Ardiansyah menambahkan banding bakal diajukan karena adanya perbedaan persepsi hakim yang menyatakan pisau yang digunakan oleh Alpin ketika menikam Syekh Ali Jaber seharusnya tidak dikategorikan sebagai penggunaan senjata tajam yang dapat melukai.

"Kalau pisau (dapur) dikategorikan sebagai senjata tajam, semua benda yang melukai pun bisa masuk ke UU Darurat, itu alasan kami ajukan banding," katanya.

Hakim juga mengesampingkan trackrecord kejiwaan Alpin, sehingga ia divonis 4 tahun penjara.

"Alpin dinyatakan cakap," katanya.

Winarko







Berita Terkait



Komentar