#beritalampung#beritalamteng#ekbis

Pengusaha Roti di Bandarjaya Lampung Tengah Keluhkan Kenaikan Harga Tepung

( kata)
Pengusaha Roti di Bandarjaya Lampung Tengah Keluhkan Kenaikan Harga Tepung
Produksi roti di Bandarjaya, Lampung Tengah. Lamposr.co/Tedjo Waluyo


Gunungsugih (Lampost.co): Sejumlah pelaku usaha roti dan kue di Bandarjaya, Lampung Tengah mengeluhkan kenaikan harga tepung terigu yang melonjak drastis.

Heru, pemilik BJ Bakeri di kawasan Bandarjaya Timur, mengaku turut merasakan dampak kenaikan harga tepung terigu sebagai bahan utama pembuatan roti dan kue .

"Sudah tiga bulan lalu harga tepung terigu harganya naik drastis. Biasanya per karung (25kg) Rp187 ribu, saat ini naik 258 ribu." kata Heru, Sabtu, 27 Agustus 2022.

Baca juga: Alokasi Pupuk Subsidi di Baliagung Lamsel Belum Cukupi Kebutuhan Petani 

Selain itu bahan baku lainnya juga ikut naik seperti telur dari 25 ribu per kilo naik menjadi 31 ribu per kilo dan juga mentega mengalami kenaikan.

Heru menjelaskan sebelum kenaikan harga tepung terigu, usaha roti dan kue yang digeluti sejak lima tahun lalu itu bisa menghabiskan 18 kg terigu per hari dengan omzet penjulan berkisar Rp1,8--2 juta.

"Untuk pemasaran biasa disetorkan ke warung atau toko di wilayah Bandarjaya sampai ke Merapi, Kecamatan Seputih Mataram. Saat ini karena bahan produksi naik, omzet menurun akibat produksi dikurangi," katanya.

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar