pakaimaskerjagajarakingatpesanibuhindarikerumunan

Pengunjung Pasar di Bumidaya Masih Abaikan Protokol Kesehatan

( kata)
Pengunjung Pasar di Bumidaya Masih Abaikan Protokol Kesehatan
Beberapa pengunjung pasar tradisional Desa Bumidaya, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, yang tidak memakai masker ditengah pandemi covid-19, Selasa (24/11/2020). Armansyah


KALIANDA (Lampost.co) -- Sejumlah pedagang, dan pengunjung pasar tradisional Desa Bumidaya, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, masih mengabaikan protokol kesehatan covid-19. Padahal, pasar tradisional sangat rentan dengan penyebaran virus covid-19.

Berdasarkan pantauan Lampost.co, Selasa, 24 November 2020, sejumlah pedagang dan pengunjung sebagian besar tidak memakai masker. Padahal, Satgas Penanganan Covid-19 Desa Bumidaya kerap mengkampanyekan 3M, yakni mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak.

Wartini, salah satu pedagang asal Kecamatan Sidomulyo mengaku dirinya lupa menggunakan masker ketika berjualan. Meski demikian, dirinya mengakui khawatir ketika tidak memakai masker.

"Saya lupa membawa masker karena saat mau berangkat terburu-buru. Sebenarnya, khawatir juga enggak masker. Tapi, gimana lagi lupa bawa, mas," kata dia, Selasa.

Yanti, salah satu pengunjung pasar hanya meletakkan masker di dagu dengan alasan bila terus menerus dipakai akan susah bernapas.

"Kemana-mana selalu saya pakai, memang tidak dipakai untuk menutupi mulut dan hidung, hanya di dagu saja. Saya susah bernapas kalau terlalu lama menggunakanya," kata Yanti.

Sementara itu, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Desa Bumidaya, Edi Susanto membenarkan bahwa tingkat kesadaran sebagian masyarakat dan berdisiplin menjalankan protokol kesehatan covid-19 masih rendah. Apalagi pedagang dan pengunjung pasar bukan hanya dari desa setempat, melainkan dari kecamatan lain juga.

"Memang masih ada yang belum sadar. Tapi, kami akan terus sosialisasikan, agar masyarakat mematuhi protokol  kesehatan untuk memutuskan mata rantai penyebaran covid-19," kata dia.

Winarko







Berita Terkait



Komentar