#beritalampung#beritalamsel#palasfair

Pengunjung Palas Fair Keluhkan Mahalnya Tarif Parkir

( kata)
Pengunjung Palas Fair Keluhkan Mahalnya Tarif Parkir
Lokasi Palas Fair 2022. Lampost.co/Armansyah


Kalianda (Lampost.co): Masyarakat yang mengunjungi pameran Palas Fair 2022 di Lapangan Desa Bangunan, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, mengeluhkan mahalnya biaya parkir. Pasalnya, setiap masyarakat yang mengunjungi Palas Fair dipungut sebesar Rp5 ribu per motor.

Menurut Muryati, salah satu pengunjung Palas Fair, ia bersama keluarga baru pertama kali mengunjungi Palas Fair. Namun, ia menyayangkan mahalnya biaya parkir sebesar Rp5 ribu per motor.

"Saya kaget ketika diminta petugas parkir sebesar Rp5 ribu per motor. Setau saya umumnya dimanapun dan acara apapun biaya parkir hanya Rp2 ribu. Paling mahal biasanya Rp3 ribu," kata dia, Kamis, 8 September 2022.

Baca juga: DPD PKS Tulangbawang Tolak Penyesuaian Kenaikan Harga BBM

Dia mengaku pihak panitia dinilai terlalu besar mengambil pungutan parkir kendaraan bermotor tersebut. Bahkan, masyarakat mempertanyakan pungutan tersebut digunakan untuk apa.

"Kesannya ajang Palas Fair ini dijadikan seakan-akan mencari keuntungan saja. Apalagi pungutan itu tidak jelas untuk apa," kata dia.

Hal senada diungkapkan, Badriah, salah satu pengunjung lainnya yang mengeluhkan tingginya tarif parkir Event Palas Fair. Padahal, kegiatan tersebut merupakan pesta rakyat.

"Seharusnya dikemas secara adil dan merakyat. Tidak melulu membebeni masyarakat, terutama terkait tarif parkir," kata dia.

Sementara itu, Sekretaris Panitia Penyelenggara Palas Fair, Suhadi mengatakan untuk pengelolaan parkir diserahkan ke Pemerintah Desa Bangunan. Bahkan, ia tidak tahu mengetahui kegunaan uang parkir tersebut.

"Pengelolaan parkir di Palas Fair sudah diminta oleh Pemerintah Desa Bangunan selaku tuan rumah. Kalau untuk kegunaan pungutan parkir itu, kami enggak tau," kata dia.

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar