#Nataru#lampungbarat

Pengunjung Objek Wisata Libur Nataru Wajib Mengisi Kuisioner

( kata)
Pengunjung Objek Wisata Libur Nataru Wajib Mengisi Kuisioner
Kadis Porapar Lambar Tri Umaryani/Lampost.co/Eliyah


Liwa (Lampost.co) -- Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Lampung Barat (Lambar) meminta seluruh pengelola destinasi wisata untuk memastikan pengunjung mengikuti ketentuan protokol kesehatan (prokes).

Kepala Dinas Porapar Lambar Tri Umaryani mengaku sudah memberikan bantuan sarana dan prasarana kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di masing-masing wilayah berupa sarana cuci tangan. Tidak kalah penting, pihaknya juga akan memberikan lembaran kuisioner kepada seluruh pengelola destinasi yang akan menjadi tempat untuk kunjungan wisata selama libur hari raya Natal 2020 dan tahun baru 2021 (Nataru). 

Kuisioner itu nantinya akan diberikan dan harus diisi setiap pengunjung wisata untuk mengetahui asal-usul dan riwayat perjalanan pengunjung. Tujuan pengisian kuisioner adalah demi mengantisipasi jika suatu saat terjadi sesuatu hal di luar dugaan maka bisa melacaknya dari data yang ada berdasarkan kuisioner tersebut.

"Jadi bagi siapa pun yang ingin berwisata di Lambar pastikan bahwa dirinya sehat dan mematuhi protokol kesehatan yang ada, semua boleh berwisata untuk bersenang-senang tapi pastikan bahwa semuanya juga sehat, ikuti protokol kesehatanya," kata dia, Minggu, 20 Desember 2020.

Untuk memenuhi syarat kunjungan, seluruh destinasi wisata di Lambar sejak pertengahan April hingga Mei lalu juga sudah menyediakan sarana dan prasarana pendukung penegakkan disipilin protokol kesehatan.

Kemudian menjelang libur Nataru ini, pihaknya juga sudah mengundang seluruh Pokdarwis dan pelaku usaha yang berkaitan dengan wisata. Dalam pertemuan itu pihaknya sudah menyampaikan tentang apa yang perlu dilakukan dan disiapkan Pokdarwis dan terkait lainya untuk menyambut pengunjung yang datang saat libur Nataru ini.

Kemudian selama November lalu pihaknya juga sudah keliling ke seluruh Pokdarwis untuk melakukan pembinaan, yang intinya juga adalah membekali seluruh pengelola objek wisata tentang bagaimana cara  menyambut dan memperlakukan pengunjung wisata di daerahnya masing-masing serta apa saja yang diperlukan. 

Dalam beberapa hari ke depan ini pihaknya juga akan kembali memantau kesiapan seluruh Pokdarwis guna memastikan kondisi dan fasilitas protokol kesehatan di lokasi objek wisata yang dikelola oleh Pokdarwis tersebut.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar