#wisata#antigen#pcr

Penghapusan Antigen/PCR dari Syarat Perjalanan Diprediksi Dongkrak Pariwisata Lampung

( kata)
Penghapusan Antigen/PCR dari Syarat Perjalanan Diprediksi Dongkrak Pariwisata Lampung
Salah satu tempat wisata yang ada di pesisir Lampung. Lampost.co/Triyadi Isworo


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Penghapusan syarat rapid test antigen dan PCR bagi pelaku perjalanan diprediksi meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan di Provinsi Lampung.

Ketua Asosiasi Hospitality Leaders Indonesia (AHLI) Provinsi Lampung, Hadori Rosadi menyebut, kebijakan penghapusan syarat perjalanan itu bisa mendongkrak peningkatan kunjungan wisata sebesar 20-30%.

"Akibat kebijakan pengetatan kunjungan wisata jadi menurun. Harapannya setelah adanya kebijakan ini proyeksi kunjungan ke Lampung meningkat antara 20 sampai 30 persen," katanya, Rabu, 9 Maret 2022.

Baca: Penumpang KA Rajabasa dan Kuala Stabas Lampung tidak Perlu Antigen/PCR

 

Pihaknya menyambut baik kebijakan penghapusan tes antigen/PCR. Kebijakan tersebut dinilai makin mempermudah prosedur perjalanan meski harus tetap dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) pencegahan covid-19.

"Pada masing-masing usaha kami telah menerapkan aplikasi PeduliLindungi, rata-rata pelaku pariwisata juga sudah menerima vaksin minimal dosis satu dan dua bahkan booster. Harapannya kemudahan ini membuat pariwisata kita akan lebih bangkit lagi," katanya.

Berdasarkan Surat Edaran (SE) Nomor 11 Tahun 2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Pada Masa Pandemi Covid-19 disebutkan, Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) dengan moda transportasi udara, laut, darat menggunakan kendaraan pribadi atau umum, penyeberangan, dan kereta api antarkota dari dan ke daerah di seluruh Indonesia yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua atau vaksinasi dosis ketiga tidak diwajibkan menunjukan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar