#viruscorona#viruskorona#kesehatan#beritalampung

Pengguna Jasa Penyeberangan Turun 35 Persen

( kata)
Pengguna Jasa Penyeberangan Turun 35 Persen
Penumpang kapal di Pelabuhan Bakauheni saat akan membeli tiket. Lampost.co/Aan Kridolaksono

Kalianda (Lampost.co): General Manager PT ASDP cabang Bakauheni Captain Solikin melalui Humas PT ASDP Cabang Bakauheni Saifulahil Maslul Harahap mengatakan sejak pemerintah memberikan imbauan kepada masyarakat untuk membatasi aktivitas diluar rumah,  jumlah pengguna jasa penyeberangan mengalami penurunan hingga 35 persen dibandingkan hari sebelumnya.  

"Per Jumat,  27 Maret 2020, jumlah penumpang jalan kaki rata rata alami penurunan 25%, bus ( 2,8%) dan kendaraan roda empat pribadi mengalami penurunan sebanyak 2,7% dibanding hari sebelumnya, " kata Saiful, kepada Lampost.co, Minggu, 29 Maret 2020.

Saiful mengatakan ditengah gejolak penurunan omzet, pihaknya memperketat aktivitas pengguna jasa dengan tujuan mengantisipasi penyebaran virus korona (Covid-19), diantaranya dengan melakukan pengecekan suhu tubuh, menyiapkan bilik sterilisasi disinfektan untuk penumpang pejalan yang naik dan turun kapal. 

"Selain itu, dilakukan secara kontinu penyemprotan disinfektan bersama Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) di semua lokasi meliputi ruangan pelabuhan, loket, dan jalur penumpang. Kemudian musala yang meliputi penyemprotan ke lantai, handle pintu, karpet serta lainnya," kata dia.

Dia mengatakan ASDP juga memasang banner bagian dari sosialisasi kepada pengguna jasa tentang cara mencegah penyebaran Covid-19. 

Dia juga menegaskan kabar pelabuhan penyeberangan Bakauheni-Merak tutup itu hoaks. "Kabar yang beredar di masyarakat itu tidak benar atau hoaks," kata dia.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar