#rerie#covid-19

Pengetatan Persyaratan Perjalanan Bagian Langkah Pengendalian Covid-19

( kata)
Pengetatan Persyaratan Perjalanan Bagian Langkah Pengendalian Covid-19
Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat. Dok


Jakarta (Lampost.co) -- Pengetatan persyaratan perjalanan dalam negeri sebelum dan sesudah masa larangan mudik, sebagai upaya pencegahan yang terukur agar sebaran Covid-19 di tanah air bisa terkendali.

"Semuanya harus memahami upaya pengetatan persyaratan tersebut sebagai bagian dari pengendalian Covid-19 di saat terjadi potensi pergerakan masyarakat dari satu daerah ke daerah lain," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 22 April 2021.

Menurut Lestari, untuk mengefektifkan pemberlakuan kebijakan tersebut, Pemerintah harus segera melakukan sosialisasi yang masif. Mengingat kebijakan itu diterbitkan di saat sebagian masyarakat melakukan mudik lebih awal.

Setiap perubahan kebijakan, menurut Rerie, sapaan akrab Lestari, harus segera disampaikan kepada masyarakat sehingga masyarakat tidak mendapatkan informasi yang sesat.

Di sisi lain, para pemangku kepentingan di daerah harus segera merespon kebijakan yang diterbitkan Satgas Covid-19 di tingkat pusat tersebut.

Pertambahan jumlah positif Covid-19, ujar anggota Majelis Tinggi Partai NasDem,memang menunjukkan tanda-tanda menurun dalam beberapa pekan terakhir.

Namun, positivity rate nasional per 19 April 2021 masih tercatat 11,4%. Artinya, berdasarkan standar WHO, sebaran Covid-19 masih jauh dari terkendali.

Berdasarkan kondisi tersebut, langkah pengetatan yang diumumkan Satgas Covid-19 itu cukup beralasan. "Sehingga tidak boleh lengah dan mengabaikan protokol kesehatan, apalagi berkerumun," tegasnya.

"Disiplin memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan menghindari kerumunan, harus menjadi norma baru dalam keseharian masyarakat," kata dia.

 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar