#jalantol#jtts#tollampung#beritalamsel

Pengendara Mengeluh, Bahu Jalan Masuk Gerbang Tol Sidomulyo Dijadikan Parkir

( kata)
Pengendara Mengeluh, Bahu Jalan Masuk Gerbang Tol Sidomulyo Dijadikan Parkir
Lampost.co/Perdhana Wibisono

Kalianda (Lampost.co): Pengguna jalan mengeluhkan penumpukan kendaraan yang sering terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) KM 40-41, Desa Sukamarga, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan. Penumpukan kendaraan terjadi karena di Jalinsum, tepatnya di pertigaan pintu masuk gerbang tol Sidomulyo KM 40 dari arah Bandar Lampung banyak kendaraan yang didominasi truk besar parkir.

Banyaknya pengemudi parkir di ruas Jalinsum itu untuk sekedar istirahat, makan, dan mengisi atau top up kartu tol di toko waralaba yang berada di lokasi tersebut. Penumpukan kendaraan yang parkir di lokasi itu terjadi saat siang dan malam hari. 

Keberadaan parkir kendaraan di Jalinsum hingga dua ruas jalan tersebut banyak dikeluhkan pengguna jalan yang melintas. 

"Harus waspada, karena posisi jalan menikung ditambah lampu merah sering mati di pertigaan jalan tol itu," kata Raharjo (44) salah seorang pengguna jalan, Kamis, 24 September 2020

Menurutnya, keberadaan kendaraan yang parkir di lokasi tersebut perlu ditertibkan agar tidak menumpuk dan membahayakan penggunaan jalan lain. "Baiknya ditertibkan, kalau dibiarkan tambah menumpuk," ujarnya.

Hal senada diungkap pengguna jalan lainnya, jika keberadaan kendaraan parkir kerap menutup gang keluar masuk warga sekitar. "Gang sering ketutup mobil, jadi mau keluar harus mutar," kata Salman (51) warga sekitar. 

Sementara itu, para sopir kendaraan yang parkir mengaku beristirahat di lokasi tersebut lebih aman dan nyaman dibandingkan di rest area. "Kalau disini parkir gratis, tidak ada yang ganggu dan harga makanan murah," ujar Ujang (38) salah seorang pengemudi truk.

Dijelaskannya, Ia bersama rekannya dari Kecamatan Katibung, hendak mengantar barang ke daerah Kayuagung, Sumatera Selatan, melalui jalan tol. "Sebelum masuk tol Sidomulyo, kami istirahat disini dulu," kata dia. 

Sisi lainnya, keberadaan parkir mobil di lokasi pintu masuk jalan tol Sidomulyo menghidupkan perekonomian masyarakat setempat dengan membuka warung makan dan warung kopi. "Alhamdulillah, sudah banyak pelanggan sekarang," kata Minah (51) pemilik warung. 

Sejak keberadaan parkir di tepi Jalinsum, secara otomatis mendongkrak perekonomian masyarakat sekitar. "Kami harapkan dibuatkan lokasi parkir khusus disini, seperti rest area di jalan tol," kata dia.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar