#lalulintas#bandarlampung

Pengendara Diimbau Hindari Jalan Sultan Agung agar Tidak Terjebak Kemacetan

( kata)
Pengendara Diimbau Hindari Jalan Sultan Agung agar Tidak Terjebak Kemacetan
Kepala Dishub Kota Bandar Lampung Ahmad Husna/Lampost.co/Deta Citrawan


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Masyarakat dan pengendara di Kota Bandar Lampung dianjurkan mengambil jalan jalur alternatif agar tidak terjebak kemacetan yang kerap terjadi di Jalan Sultan Agung, Kedaton, Bandar Lampung.

Di jalan itu, terutama di samping Mall Boemi Kedaton (MBK) terdapat aktivitas pembangunan flyover oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung. Kemacetan arus lalu lintas kian menjadi ketika memasuki jam sibuk pagi dan sore hari.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandar Lampung Ahmad Husna mengaku telah merancang rekayasa lalu lintas demi menghindari terjadinya penumpukan kendaraan.

"Petugas kami dengan kepolisian sudah ditempatkan di lokasi dan membuat rekayasa lalu lintas. Masyarakat lebih baik melewati atau mencari jalur alternatif," ujar Husna, Selasa 15 Desember 2020. 

Petugas disiagakan di jam-jam padat pagi dan sore hari. Termasuk di sebelah jembatan layang MBK.

"Tapi memang pas kereta lewat masyarakat harus bersabar," kata dia.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol-PP) Kota Bandar Lampung Suhardi Syamsi mengaku segera turut andil dalam permasalahan kemacetan tersebut.

"Dalam waktu dekat akan kami survey. Kami juga akan menempatkan personel dengan melihat kondisi di lapangan," ujar Suhardi.

Satpol-PP akan berkoordinasi dengan berbagai pihak dalam proses pembangunan flyover dan dan penyelesaian masalah kemacetan yang kerap terjadi di Jalan Sultan Agung.

"Pada prinsipnya kami sudah siap. Personel akan di tempatkan secukupnya," pungkas dia. 

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar