#PLAZALIVING#BERITABANDARLAMPUNG

Pengembang Plaza Living Sebut akan Upayakan Pembangunan Berdampak Positif ke Warga 

( kata)
Pengembang Plaza Living Sebut akan Upayakan Pembangunan Berdampak Positif ke Warga 
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana saat meninjau lokasi pembangunan plaza living, beberapa waktu lalu.   Deta Citrawan


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kawan Lama Group sebagai pengembang (owner) pembangunan plaza living, yang berada di Kelurahan Rajabasa Nunyai, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung menyatakan akan memberikan dampak positif kepada warga sekitar. 

Corporate Affairs and Communications Kawan Lama Group, Nana Puspa Dewi, mengatakan, pihak perusahaan melalui PT. 328 yang tergabung di dalamnya satu group akan mengupayakan untuk memberikan dampak baik, dengan bantuan CSR serta menyerap tenaga kerja dari warga sekitar.

"Kalau bantuan yang diberikan PT 328,  plaza living pusat perbelanjaan bagian dari Kawan Lama Group hadir di tiap kota dengan harapan menyerap tenaga kerja lokal diutamakan dan menuju pembukaan nanti akan ada kegiatan CSR," ujarnya, Minggu 2 Mei 2021. 

Nana menyatakan pada setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh Kawan Lama Group di tiap kota selalu mematuhi aturan pemerintah daerah. Terutama untuk saran wali kota Bandar Lampung agar kali di lokasi pembangunan untuk di tambah luasan volume, pihak perusahaan akan membahas kembali secara internal. 

"Sarannya ibu wali kota untuk memperlebar kali yang sebelumnya disampaikan secara verbal ini kami masih belum ada pembahasan lebih lanjut, tapi kami siap sesuai aturan pemerintah," katanya.

Kemudian, mengenai jaring besi yang terdapat pada saluran kali di lokasi, pihaknya mengungkapkan bahwa hal demikian bukan berasal dari pihak PT. 
  
"Saat ini masih pengerukan Land Clearing lokasi lahan, jaring-jaring itu bukan dari kami," ujarnya.  

Menurut Nana, selama proses melalui PT. 328 telah memenuhi persyaratan terutama terkait perizinan, mulai dari IMB, Analisis dampak lingkungan (AMDAL), serta analisis dampak lalulintas (Andalalin) telah dimiliki. 

"Terkait izin semua sudah di penuhi, pada prinsipnya kawan lama group akan mematuhi semua peraturan pemerintah yang harus dilakukan, untuk AMDAL dan Andalalin sudah ada izinnya, IMB juga ada semua sudah OK," ujar dia. 

Sementara itu berdasarkan pantauan Lampost.co di lokasi, hingga kini alat berat dan truk terus berjalan melakukan land clearing, dengan meratakan seluruh bagian lahan yang semula berupa rawa.  

 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar