#pasar

Pengelolaan Pasar Palasjaya Semrawut

( kata)
Pengelolaan Pasar Palasjaya Semrawut
Kepala UPTD Pasar Tradisional Desa Palasjaya, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, Erwanto bersama Kasi Trantib Kecamatan Palas saat meninjau tumpukan sampah di Pasar tersebut, Jum'at 23 April 2021. Armansyah


Kalianda (Lampost.co) -- Pengelolaan pasar tradisional Desa Palasjaya, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, terkesan semrawut. Pasalnya, pasar yang digelar setiap hari Jumat itu diduga tidak tertata dengan maksimal sejak dikelola oleh Pemkab Lamsel.

Berdasarkan pantauan Lampost.co, bukan hanya manajemen pengelolaan pasar yang semrawut, melainkan kondisi fisik bangunan juga memprihatinkan. Banyak bangunan los pasar yang dibiarkan rusak dan tidak dimanfaatkan pedagang karena rusak.

Baca juga: Pedagang Keluhkan Pungutan di Pasar Tradisional Palasjaya

Seperti yang diungkapkan, Murti, salah satu pedagang di Pasar Tradisional Desa Palasjaya. Sejumlah pedagang mengaku pengelolaan pasar tradisional tersebut dinilai tidak tertata dengan maksimal. Hal tersebut berdampak langsung dengan para pedagang.

"Dari segi retribusi saja sudah enggak jelas. Banyak oknum yang menarik retribusi, tapi kegunaannya untuk apa. Sampah masih banyak dan fasilitas pasar banyak rusak," kata dia, Senin 26 April 2021.

Hal senada diungkapkan, Septi, pedagang lainnya. Dia mengaku bukan persoalan retribusi yang menjadi keluhan para pedagang, melainkan adanya jual beli lapak sesama pedagang itu sendiri.

"Saya jualan disini harus beli lapak dulu. Lapak ini saya beli sekitar Rp1 juta untuk dua lapak. Pertama saya bayar Rp600 ribu dan kedua bayar Rp400 ribu. Ini saya bayar dengan sesama pedagang yang sudah enggak jualan lagi," kata dia.

Dia bersama pedagang lainnya berharap management pasar tradisional tersebut dikelola oleh Pemerintah Desa Palasjaya. Dengan begitu, pasar tradisional itu bisa dikelola dengan baik.

"Biar efektif serahkan saja ke Pemerintah Desa Palasjaya. Apalagi desa punya anggaran dana desa (DD). Kalau seperti banyak yang terbengkalai. Hal kecil saja sampah tidak terurus," kata dia.

Sementara itu, Camat Palas Rika Wati yang diwakili Plt Kasi Trantib Kecamatan Palas, Septa Oksol Gunawan mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan UPTD Pasar Palasjaya dan Kepala Desa Palasjaya mengenai pengelolaan pasar tersebut.

"Hasilnya, UPTD Pasar bersedia bekerjasama dengan pihak pemerintahan Desa dalam penanganan dan pengelolaan pasar apabila tidak bertentangan dengan peraturan yang berlaku dan akan dibahas di kabupaten terkait teknisnya," kata dia.

Winarko







Berita Terkait



Komentar