#Wisata#Lampung#IDI

Pengelola Wisata di Lampung Dituntut Serius Terapkan Prokes

( kata)
Pengelola Wisata di Lampung Dituntut Serius Terapkan Prokes
Pengunjung dan anak-anak sedang berwisata di Lengkung Langit 2, Minggu, 10 Oktober 2021. Lampost.co/Putri Purnama


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Beberapa objek wisata di Provinsi Lampung mulai dipadati pengunjung. Kenaikan jumlah pengunjung tersebut terjadi setelah Lampung dinyatakan bebas dari zona merah penyebaran covid-19.  

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Bandar Lampung, dr. Aditya M. Biomed mengatakan, saat ini pengelola wisata memiliki pekerjaan lebih. Selain mendatangkan pengunjung, juga perlu melakukan pengawasan penerapan protokol kesehatan (Prokes) pencegahan covid-19 secara ketat. 

“Jangan hanya fokus promosi saja, tetapi juga harus memikirkan bagaimana pengunjung bisa menerapkan prokes saat berada di tempat wisata,” kata dia, Minggu, 10 Oktober 2021.  

Baca: Masyarakat Mulai Penuhi Tempat Rekreasi Pantai

 

IDI meminta pengelola wisata untuk berkomitmen serius dalam penerapan prokes. Jika tidak, pengelola harus siap bertanggung jawab jika ditemukan klaster penularan baru di sektor wisata.

“Begitu juga para pengunjung. Jangan menunggu untuk ditegur, harus ada kesadaran kalau prokes,” kata dia.

Sementara itu, salah satu pengelola wisata Lengkung Langit 2, Ferdi Awed mengatakan, pihaknya telah berkomitmen dalam penerapan prokes. Penyediaan tempat cuci tangan dan hand sanitizer merupakan salah satu bentuk komitmen tersebut.

“Dari pintu masuk kami sudah sediakan tempat cuci tangan dan hand sanitizer. Kami juga tugaskan pegawai untuk melakukan pengawasan terhadap penerapan prokes para pengunjung di Lengkung Langit 2,” ujar Ferdi.

Ferdi mengatakan pengunjung meningkat sejak kasus harian covid-19 menurun, khususnya di Kota Bandar Lampung. Mengenai jam operasional, pihaknya mengikuti instruksi Wali Kota yang masih berlaku. 

“Kami buka sementara sampai jam 6 sore, tetapi ke depannya kalau semua sudah siap bisa buka sampai malam. Intinya, sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar