Covid-19korona

Pengelola Usaha Kuliner Bisa Buka Layanan Drive Thru

( kata)
Pengelola Usaha Kuliner Bisa Buka Layanan Drive Thru
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Lampung, Muhammad Zulkarnain. Lampost.co/Triyadi Isworo


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pengelola usaha dibidang kuliner, seperti kafe, restoran, dan lainnya diminta untuk melakukan layanan tanpa turun atau jenis layanan pesan bawa pulang yang disediakan suatu bisnis (drive thru).

Dengan layanan itu pelanggan dapat menggunakan suatu layanan atau membeli suatu produk tanpa perlu meninggalkan kendaraan. Hal tersebut sebagai langkah memutus rantai penularan dan pencegahan covid-19 yang masih mewabah saat ini. 

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Lampung, Muhammad Zulkarnain mengatakan jajarannya akan terus melalukan operasi penegakan hukum di zona rawan covid-19. Operasi satuan tugas penanganan covid-19 yang terdiri dari TNI-Polri dan Satpol PP ini dalam rangka penerapan Peraturan Daerah Provinsi Lampung Nomor 3 Tahun 2020 tentang adaptasi kebiasaan baru (AKB) dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

"Kami juga mempertimbangkan dan melindungi masyarakat. Jangan disatu sisi menguntungkan tapi disisi lain merugikan orang banyak. Yang dilarang itu kan berkerumun, usahanya masih bisa buka. Pengusaha bisa drive thru agar usahanya tetap bisa jalan," kata Zulkarnain di Kantor Gubernur Lampung, Selasa, 26 Januari 2021.

Ia mengatakan untuk saat ini pihaknya akan fokus kepada daerah-daerah yang masuk dalam zona merah seperti di Kota Bandar Lampung. Ke depan di 15 Kabupaten/Kota akan dilakukan operasi satgas covid-19 juga. Pihaknya terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat untuk terus taat protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan pakai sabun atau penyanitasi tangan dan tidak berkerumun.

"Kami di Provinsi melakukan pendampingan setiap kegiatan Satgas Kabupaten/Kota. Kemudian kami pastikan juga jangan sampai ada keluhan di masyarakat. Kami melaksanakan tugas sesuai prosedur," katanya.

 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar