#korupsi#koni

Pengelola Penginapan Diperiksa Soal Dugaan Korupsi KONI Lampung

( kata)
Pengelola Penginapan Diperiksa Soal Dugaan Korupsi KONI Lampung
Ilustrasi. Dok. Istimewa


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kejati Lampung kembali memeriksa sejumlah saksi terkait dugaan korupsi anggaran KONI Lampung tahun 2020, Rabu, 16 Februari 2022.

Kali ini dua saksi yang diperiksa yakni AS, pengelola Rumah Haura Syariah, dan YN, sales marketing red dorz Lampung Wisma Kencana.

"Keduanya, diperiksa sebagai saksi terkait dengan tugasnya sebagai penyedia jasa tempat penginapan KONI Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2020," ujar Kasipenkum Kasipenkum Kejati Lampung I Made Agus Putra.

Sementara, dua saksi yang dijadwalkan diperiksa pada Selasa, 15 Februari 2022, mangkir. Mereka adalah EP dan TA selaku pihak catering penyedia makanan para atlet. Pemanggilan keduanya akan dijadwalkan ulang.

Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejati Lampung juga sedang melakukan penghitungan kerugian secara internal. Nantinya, jika sudah membuahkan hasil akan dikombinasikan dengan audit kerugian negara dari lembaga resmi.

"Audit internal akan kita combine dengan audit lembaga resmi," paparnya.

Meski demikian, kejati belum menyimpulkan lembaga yang nantinya, ditunjuk untuk mengaudit kerugian negara, dari Rp29 miliar anggaran yang digelontorkan.

"Nanti kami mintakan, BPK RI atau BPKP," katanya.

Winarko







Berita Terkait



Komentar