#objekwisata#pesawaran

Pengelola Objek Wisata di Pesawaran Diminta Memasang Plang Peringatan

( kata)
Pengelola Objek Wisata di Pesawaran Diminta Memasang Plang Peringatan
dok google images

Pesawaran (Lampost.co) -- Dinas Pariwisata Pesawaran meminta pengelola tempat wisata memasang papan peringatan di titik rawan kecelakaan. Hal itu sebagai langkah memberi kenyamanan bagi wisatawan yang menikmai libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

"Hari ini, kami sudah turun ke beberapa tempat wisata, bersama asisten I dan Kapolres, serta dinas dinas terkait, agar pengelola memasang plang himbauan yang ditunjukkan kepada para wisatawan, agar mereka berhati hati saat bermain di laut, terutama bagi wisatawan yang membawa anak kecil, harus lebih diperhatikan," jelas Kepala Dinas Pariwasata Pesawaran Elsafri, Senin, 23 Desember 2019.

Untuk jumlah papan peringatan yang henda dipasang, pemerintah menyerahkan kewenangan sepenuhnya kepada pengelola objek wisata. “Kita serahkan kepada pengelola tempat wisata, karena mereka yang tahuu kan dimana titik titik rawan terjadi kecelakaan, jadi mereka yang memasang," tambahnya.

Dirinya juga mengatakan sebagian besar tempat wisata yang ada di Pesawaran sudah memenuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) terkait keselamatan pengunjung, mulai dari pengamanan sebelum berangkat menyebrang ke pulau, seperti pemberitahuan, himbauan serta peragaan penggunaan alat keselamatan.

"Sebagian kecil sudah memakai prosedur itu, tapi belum standar. Seperti life jacket itu harus memenuhi standar, kemudian di tempat tempat penyeberangan sekarang harus melakukan peragaan, seperti bagaimana penggunaan jaket, intinya hal hal yang menyangkut keselamatan dan kenyamanan para pengunjung itu sendiri, harus disampaikan kepada pengunjung," ungkapnya.

Ia juga menghimbau kepada para pengunjung agar lebih jujur, ketika dirinya memiliki riwayat penyakit, sehingga mendapat penanganan agar terhindar dari hal yang tidak diinginkan.

"Kita juga meminta peran aktif dari para travel Agent, agar mereka memeriksa terlebih dahulu para pengguna jasa mereka terkait kesehatannya, Kapolres juga sudah memberi peringatan kalau para travel agent itu tidak sesuai SOP dan sampai memakan korban, bisa dikenakan pidana," pungkasnya.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar