#ppkmdarurat#mal#bandarlampung

Pengelola Mal di Bandar Lampung Usul Semua Tenant Boleh Buka

( kata)
Pengelola Mal di Bandar Lampung Usul Semua <i>Tenant</i> Boleh Buka
Mall Bumi Kedaton Bandar Lampung menutup operasionalnya selama PPKM Darurat dan PPKM Level IV. Lampost.co/Triyadi Isworo


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dan PPKM Level IV di Kota Bandar Lampung melarang tenant di pasar modern atau mal beroperasi. Terkecuali, bagi mereka yang menjual kebutuhan pokok seperti makanan, minuman, dan obat-obatan.

General Manager Mal Boemi Kedaton (MBK) Bandar Lampung, Andreas Purwanto mengusulkan agar seluruh tenant dibolehkan buka demi menggerakkan roda perekonomian di tengah pandemi covid-19.

"Kami berharap PPKM Level IV tidak diperpanjang, cukup sampai 25 Juli saja," katanya kepada Lampost.co, Minggu, 25 Juli 2021.

Baca: Operasional Mal di Bandar Lampung Dibatasi 12 Jam

 

Andreas menjekaskan, pihaknya menutup operasional mal dan memperketat penerapan protokol kesehatan (Prokes) selama PPKM Darurat dan PPKM Level IV. Pihaknya hanya melayani pelaksanaan makan dan minum dengan sistem delivery/take away (pesan antar) dan tidak menerima layanan makan di tempat (dine-in) dengan kapasitas 50% sampai pukul 20.00 WIB.

"Kalau berkepanjangan ditutup imbasnya ke semua pelaku usaha," katanya.

Sebelumnya Koordinator Marketing Creative Chandra Tanjungkarang, Mona Wijaya mengatakan pihaknya hanya membuka supermarket untuk kebutuhan barang pokok serta tenant-tenant untuk makan dan minum. Itu pun dilarang menerima layanan makan di tempat.

"Untuk supermarket dan tenant makanan cepat saji tetap buka dari pukul 08.00 sampai 20.00 WIB," katanya. 

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar