#JTTS#BERITALAMPUNG

Pengelola JTTS Gelar Penghijauan Serentak

( kata)
Pengelola JTTS Gelar Penghijauan Serentak
Pengelola Jalan Tol Trans Sumatra melakukan penanaman pohon untuk penghijauan dan menjaga kelestarian alam -- Dok Hutama Karya


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pengelola Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) melakukan penghijauan serentak di seluruh jalan tol yang telah beroperasi. Lebih dari 1000 pohon ditanamkan pada masing-masing jalan tol dengan jenis pohon yang berbeda-beda sesuai rekomendasi yang diberikan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) selaku regulator. 

Adapun ratusan pohon tersebut diantaranya Pohon Mangga di Ruas Bakauheni-Terbanggi Besar, Pohon Rambutan dan Kayu Putih di Ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung, Pohon Sengon di Ruas Palembang-Indralaya, Pohon Pucuk Merah di Ruas Medan-Binjai, Pohon Mangga dan Jambu di Ruas Pekanbaru-Dumai, serta Pohon Pinang di Ruas Sigli-Banda Aceh Seksi 3 & 4. 


Direktur Operasi III Hutama Karya, Koentjoro, mengatakan penanaman pohon ini merupakan salah satu program yang dirutinkan oleh Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol Hutama Karya. Pihaknya berkomitmen untuk selalu mengimbangi pengelolaan infrastruktur yang optimal dengan mendukung kelestarian alam.

"Pada Hari Bumi dan Hari Keanekaragaman Hayati juga telah dilakukan kegiatan penghijauan dengan menanamkan total sebanyak kurang lebih 2500 pohon yang ditanamkan secara serentak di ruas tol yang beroperasi,” kata Koentjoro melalui keterangan tertulis, Selasa, 8 Juni 2021.

Ia juga menerangkan program tersebut akan terus berlanjut di setiap peringatan yang berhubungan dengan lingkungan. Diperkirakan hingga akhir tahun ini, jika ditotalkan akan ada sebanyak total 11.000 pohon yang akan ditanamkan di seluruh ruas tol yang telah beroperasi. Selain memang pentingnya menjaga kelestarian alam sebagai aset warisan kepada anak cucu nanti.

"Penghijauan ini penting dilakukan dalam rangka menerapkan konsep jalan tol hijau dan ramah lingkungan bagi pengguna jalan tol yang melintas," katanya.


Koentjoro juga mengimbau seluruh pengguna jalan dapat mematuhi ketentuan dan tata tertib yang berlaku di jalan tol serta memastikan kecukupan saldo UE sebelum melintas di jalan tol. Apabila pengguna jalan lupa untuk mengisi saldo UE dapat menggunakan aplikasi HK Toll Apps yang didalamnya terdapat fitur Cek Saldo UE dan juga dapat melakukan Top up saldo UE.


Kemudian melaporkan kepada Call Centre masing-masing Cabang Tol apabila terjadi tindak kejahatan yang ada di jalan tol maupun rest area. Serta mematuhi protokol kesehatan yang berlaku dan membatasi diri untuk keluar rumah apabila tidak ada keperluan yang mendesak. 


 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar