Narkobasabusabu

Pengedar Sabu di Pringsewu Divonis 8 Tahun

( kata)
Pengedar Sabu di Pringsewu Divonis 8 Tahun
Sidang putusan terdakwa Febri Wahyudi di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Rabu, 6 Januari 2021. Lampost.co/Febi Herumanika


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Hakim Pengadilan Negeri Tanjungkarang memvonis Febri Wahyudi (31) warga Desa Margakarya, Kelurahan Margakarya, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu dengan pidana penjara selama 8 tahun dalam sidang putusan, Rabu, 6 Januari 2021.

Hakim Ketua, Hendro Wicaksono, mengatakan, terdakwa secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 (1) Undang-Undang RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Berdasarkan keterangan saksi, keterangan terdakwa dan alat bukti yang dihadirkan dipersidangan, terdakwa terbukti memiliki narkoba jenis sabu-sabu seberat lebih dari lima gram," kata Hendro.

Selain pidana penjara terdakwa juga diwajibkan membayar denda Rp1 Miliar subsider 1 bulan penjara. Vonis tersebut lebih rendah dari tuntutan jaksa yang menuntut dengan pidana penjara selama 11 tahun dan denda Rp1 miliar subsider 4 bulan.

Jaksa Rosma Yusa mengatakan, perbuatan terdakwa bermula pada Minggu, 7 Juni 2020 sekitar pukul 18.00. Hendri alias Hasan (DPO) menghubungi terdakwa jika narkoba tersebut sudah dikirim. Pada pukul 19.00, datang laki-laki yang tidak terdakwa kenal ke depan rumah terdakwa, pria tersebut menyerahkan satu paket besar sabu kepada terdakwa.

Pukul 20.00 terdakwa membagi sabu itu menjadi 11 paket sedang menggunakan plastik bening dan timbangan digital.

"Selanjutnya pada Selasa, 9 Juni 2020 datang Soni (DPO) ke rumah terdakwa mengambil empat paket sedang sabu-sabu dan hari berikutnya datang lagi mengambil tiga paket sedang," kata jaksa.

Sementara, anggota Ditresnarkoba Polda Lampung yang mendapat informasi mendatangi terdakwa di rumahnya pada Rabu, 17 Juni 2020 sekitar pukul 10.00. Kediaman terdakwa pun digeledah hingga ditemukan empat paket sabu. Saat diringkus terdakwa pun baru mengkonsumsi narkoba tersebut.

 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar