narkobapengedarsabu

Pengedar Sabu di Pesawaran Ternyata Kaki Tangan Napi Lapas

( kata)
Pengedar Sabu di Pesawaran Ternyata Kaki Tangan Napi Lapas
Kapolres Pesawaran AKBP Popon Ardianto Sunggoro saat menunjukan barang bukti yang diamankan dari D. Dok Lampost.co

PESAWARAN (Lampost.co) -- Polres Pesawaran memastikan D (39), warga Negerikaton, Pesawaran, merupakan kaki tangan dari narapidana berinisial R yang mengendalikan peredaran narkoba dari dalam Lapas. D adalah salah satu pengedar narkoba jaringan internasional untuk wilayah Pesawaran yang berhasil diungkap.

"Kita sudah mendapatkan informasi kalau si R ini sudah di dalam lapas. Tapi kita belum bisa mengatakan untuk lapasnya dimana, karena kasus ini masih dalam penyelidikan lebih dalam lagi," jelas Kapolres Pesawaran AKBP Popon Ardianto Sunggoro, Rabu, 12 Februari 2020.

Baca juga: Polisi Gulung Jaringan Narkoba Internasional

Dirinya juga mengatakan kalau D sudah sempat mengedarkan sabu-sabu ke beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Pesawaran. "D ini sudah menjual ke Kecamatan Tegineneng, Kecamatan Negerikaton, dan Kecamatan Gedongtataan ini pengakuan dari dia," paparnya.

Ia menambahkan D mendapatkan barang haram tersebut dari Malaysia yang didrop ke R, dan diedarkan oleh D. "Iya kita bisa memastikan itu, setelah kita lihat plastik yang digunakan untuk membungkus sabu-sabu itu. Karena plastik itu sudah menjadi identitas kalau itu merupakan jaringan internasional," ungkapnya.

Ia juga menghimbau untuk seluruh lapisan masyarakat dan seluruh aparatur desa, agar bersama-sama menjaga diri serta keluarga dari jeratan narkoba.

"Adanya penangkapan jaringan internasional ini sudah membuktikan kalau narkoba sedang menghantui masyarakat Pesawaran. Maka dari itu saya mengajak semua pihak bukan hanya pihak kepolisian saja, tapi peran masyarakat juga sangat diperlukan untuk memberantas peredaran narkoba, laporkan ke kami kalau melihat ada orang yang mencurigakan sedang bertransaksi," pungkasnya.

Sebelumnya, Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Pesawaran berhasil mengamankan pelaku yang diduga jaringan internasional yang beroperasi di wilayah Pesawaran.

 

Winarko



Berita Terkait



Komentar