#Kejahatan#Narkoba#Senpi-Ilegal

Pengedar Sabu Bersenpi Dibekuk Saat Hendak Transaksi

( kata)
Pengedar Sabu Bersenpi Dibekuk Saat Hendak Transaksi
Anggota polsek Terusan Nunyai dan tersangka pengedar bersenpi. (Dok Polsek Terusan Nunyai/Lampost.co)

Gunung Sugih (Lampost.co) -- Hendak transaksi, Juanda (29), yang diduga pengedar sabu bersenpi dibekuk jajaran Polsek Terusan Nunyai, Lampung Tengah. Kini tak hanya harus menghadapi jeratan UU penyalahgunaan narkoba, Juanda juga bakal dijerat UU darurat tentang kepemilikan senjata.

Kapolsek Terusan Nunyai Iptu Edi Suhendra, Sabtu, 25 Januari 2020, mengatakan ia tengah patroli cegah 3C bersama anggotanya ketika mendapat informasi akan adanya transaksi narkoba di suatu tempat.

Setelah menyelidiki informasi tersebut, anggota Polsek Terusan Nunyai segera menangkap terduga pelaku penyalahguna narkoba jenis sabu bernama Juanda (29), warga Kampung Gunungbatin Ilir, Kecamatam Terusan Nunyai, Lampung Tengah di rumahnya.

Selanjutkan saat penggeledahan, polisi mendapati satu buah tas gendong tali satu yang berisi satu pucuk senpi rakitan jenis pistol berikut empat butir amunisi aktif, dua plastik kecil berisi benda yang diduga narkotika jenis sabu, delapan buah plastik kecil kosong, satu buah timbangan digital, 1 (satu) buah HP merk Nokia, satu buah korek gas, dua buah pipet, satu buah kaca pirek, dan satu buah tutup botol mineral. Selain semua barang tersebut, polisi juga mengamankan sebuah sepeda motor jenis Honda Beat warna putih yang diduga akan dikendarai untuk transaksi.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, Juanda dijerat UU tentang Narkotika dan kepemilikan senjata api tanpa hak, yang dimaksud Pasal 1 ayat 1 UU Darurat  RI No 12 Tahun 1951 dan Penyalahgunaan Narkotika golongan 1  Sabu-Sabu, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman 5 sampai 20 penjara.

Abdul Gafur



Berita Terkait



Komentar