#narkoba#ganja#sabu

Pengedar Sabu Asal Lamtim Ditangkap di Metro

( kata)
Pengedar Sabu Asal Lamtim Ditangkap di Metro
Tersangka berikut barang bukti yang kini telah diamankan di Mapolres Metro. Dokumentasi Polres


Metro (Lampost.co) -- Anggota Satres Narkoba Polres Metro mengamankan seorang terduga pengedar narkoba jenis sabu di Jalan Jendral Sudirman, Ganjar Agung, Metro Barat.

Kasatres Narkoba Polres Metro, Iptu Suhery mengatakan tersangka Ibran (57), warga Dusun Srimenanti, Kelurahan Labuhan Ratu II, Kecamatan Way Jepara, Kabupaten Lampung Timur, ditangkap pada Senin, 5 Juli 2021, pukul 17.30 WIB, dengan barang bukti 10,20 gram sabu.

"Berdasarkan informasi dari masyarakat kami mengamankan seorang yang membawa sabu seberat 10,20 gram di Jalan Jenderal Sudirman. Kalau dilihat dari barang bukti yang dibawa tersangka ini merupakan pengedar," kata dia mewakili Kapolres Kota Metro, AKBP Retno Prihawati, Selasa, 6 Juli 2021.

Dia menjelaskan, pada saat penggeledahan, pihaknya menemukan sebuah kotak rokok yang di dalamnya terdapat bungkusan plastik warna hitam yang membungkus plastik klip yang didalamnya terdapat narkotika jenis sabu.

"Kami lakukan penggeledahan terhadap badan, pakaian, dan tempat sekitar terlapor. Pada waktu penangkapan juga tidak ada perlawanan dari tersangka," ujarnya.

Dia menambahkan, berdasarkan pengakuan tersangka barang haram tersebut dibeli dari seorang pria asal Kecamatan Tegineneng, Pesawaran, seharga Rp9 juta.

"Dia habis belanja di wilayah Tegineneng, pesawaran, menggunakan motor. Dari pengakuannya narkoba seberat 10,20 gram itu dibelinya seharga Rp9 juta," ungkapnya.

Dia menduga, sabu-sabu yang dibeli tersangka untuk diedarkan kembali. Hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan dan pengembangan guna mengungkap jaringan narkoba lintas Kota.

"Sementara dari keterangan tersangka barang bukti sabu ini akan dibawa ke tempat dia, di Lampung Timur. Dan bukan untuk diedarkan di Kota Metro. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut," kata dia.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka Ibran berikut barang buktinya diamankan di Mapolres Metro. Ia terancam pasal 112 Ayat (1) Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan hukuman paling lama 12 tahun penjara.

w







Berita Terkait



Komentar