#narkoba

Pengedar dan Pemakai Sabu Dibekuk Usai Transaksi

( kata)
Pengedar dan Pemakai Sabu Dibekuk Usai Transaksi
Dua tersangka pengedar dan pemakai sabu-sabu tengah menjalani pemeriksaan petugas Sat Narkoba Polres Lamlung Utara, Jumat, 14 Februari 2020. Lampost.co/Hari Supriyono

Kotabumi (Lampost.co) -- Satuan Narkoba Polres Lampung Utara meringkus dua tersangka pengedar dan pemakai narkoba jenis sabu-sabu usai bertransaksi di Jalan Jimat Ratu, Kelurahan Sindangsari, Kotabumi, Kamis, 13 Februari 2020, pukul 16.30. Dari tangan para tersangka, petugas menyita barang bukti satu paket sabu seharga Rp350 ribu dan lima bungkus plastik klip bungkus sisa sabu serta berikut alat isab sabu (bong).

Kedua tersangka merupakan pemuda penganguran, yakni Hendra Utama (22) dan Rahmat Agustus (34), keduanya warga Kelurahan Sindangsari, Kotabumi. Keduanya kini telah ditahan di Mapolres Lampung Utara.

Menurut Kasat Narkoba Polres Lampung Utara Iptu Aris Satrio mewakili Kapolres AKBP Budiman Sulaksono, kedua tersangka ditangkap usai bertransaksi sabu di jalan tidak jauh dari tempat tinggal mereka. "Keduanya ditangkap petugas usai melakukan transaksi. Lokasi transaksi tidak jauh dari tempat tinggal keduanya,” kata Iptu Aris Satrio,Jumat, 14 Februari 2020.

Dia menjelaskan kedua tersangka ditangkap setelah pihaknya mendapatkan laporan dari warga kalau kedua tersangka tengah melakukan transaksi sabu-sabu. Dari hasil pemeriksaan sementara kedua pemuda mengakui perbuatannya mengedarkan sabu-sabu dan memakai barang terlarang.

“Keduanya mengakui menjadi pengedar dan pemakai barang haram itu,” kata dia menirukan pengakuan kedua tersangka.

Hendra mengaku telah satu tahun menjajakan sabu-sabu. Hal itu dilakukan karena tidak memiliki pekerjaan. Sementara itu, Rahmat mengakui hanya memakai sabu-sabu sebagai pelarian serta untuk menghilangkan stres.

"Kalau tidak uang dan saya sesekali menjadi kurir serta upah yang didapat digunakan membeli barang terlarang tersebut,” katanya.

Atas perbuatannya kedua tersangka dijerat dengan Pasal 114 Ayat (1) dan atau Pasal 112 Ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar