#pembobolanatm#kriminal#kriminalitas

Pengawas SPBU Pengajaran Bantah Keluarkan Statement soal Pembobolan ATM 

( kata)
Pengawas SPBU Pengajaran Bantah Keluarkan Statement soal Pembobolan ATM 
Ilustrasi. Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pengawas SPBU Pengajaran, Telukbetung Utara, Bandar Lampung, Doni merasa tidak pernah diwawancarai ikhwal pembobolan mesin ATM yang viral beberapa hari lalu. "Saya enggak pernah merasa diwawancarai baik telepon maupun bertemu langsung dengan wartawan. Begitu juga petugas SPBU yang lain," katanya melalui via telepon, Selasa, 13 September 2022.

Dia menegaskan akibat pemberitaan oleh media sosial maupun elektronik, SPBU Pengajaran tercemar dan dirinya mendapat teguran dari atasan. Sehingga ia merasa sangat dirugikan.

"Saya kaget banyak ngutip nama Bagus. Saya jamin tidak ada yang namanya Bagus di SPBU Pengajaran. Kami SPBU tidak terlibat sama sekali dalam kasus ini," ujarnya.

Doni pun membantah telah menyebarkan video pembobolan mesin ATM. Saat itu ia hanya ingin melihat wajah pelaku yang terekam CCTV.

"Waktu itu saya mau lihat wajah pelaku dan berencana mau membantu vendor untuk mencari pelaku. Tahu-tahu video itu sudah menyebar dan mencatut nama saya juga bawa-bawa petugas SPBU padahal enggak ada," katanya.

Baca juga: Pengamat: Vendor Harus Rutin Patroli Cegah Pembobolan ATM

Sebelumnya, Seorang pemuda menggunakan masker hitam, terekam kamera CCTV sedang membobol sebuah mesin anjungan langsung tunai (ATM) di SPBU Pengajaran,  Telukbetung Utara, Bandar Lampung.

Salah satu petugas, Bagus, mengatakan kejadian itu berlangsung sekitar pukul 19.30 WIB. Pemuda itu datang menggunakan kendaraan roda dua.

"Kelihatan di CCTV dia datang setengah delapan malam pakai motor, bawa ransel hitam. Setelah itu masuk menuju ATM Bank Mandiri," kata Bagus, Sabtu, 10 September 2022.

Muharram Candra Lugina








Berita Terkait



Komentar