#pajak#tappingbox#restoran

Pengamat Sebut Restoran Hanya Penyetor Pajak, Duitnya dari Masyarakat

( kata)
Pengamat Sebut Restoran Hanya Penyetor Pajak, Duitnya dari Masyarakat
Tim Pengawasan Pajak Pemkot Bandar Lampung saat menyegel salah satu restoran karena menunggak pajak dan tidak pakai tapping box, Selasa, 8 Juni 2021. Lampost.co/Deta Citrawan


Bandar Lampung (Lampost.co) --  Pengamat kebijakan publik Dedy Hermawan menyebut para pengusaha restoran harus sadar terhadap kewajiban sebagai penyetor pajak daerah. Sebab, pada dasarnya uang pajak tersebut berasal dari masyarakat sebagai konsumen. 

"Secara esensi harusnya menjadi mindset para wajib pajak. Jika pola pikir seperti itu sudah ada maka tidak akan ada lagi kasus lalai atau menghindar dari pajak," ujarnya, Minggu, 13 Juni 2021.  

Baca: KPK Dukung Pemkot Pidanakan Restoran Matikan Tapping Box

 

Menurut Dedy, pemasangan tapping box yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung sudah benar. Hal itu dilakukan sebagai upaya meningkatkan potensi pendapatan dan pelayanan yang lebih efisien. 

"Hanya saja pada implementasinya terjadi peristiwa yang tidak diinginkan. Dan sudah umum terjadi para wajib pajak mensiasatinya," kata Dedy. 

Tindakan Pemkot dalam menyegel tempat usaha bandel pajak juga sudah diatur melalui peraturan perundang-undangan. 

"Wajib pajak yang tidak bayar harus ditindak tegas. Yang tidak mau memasang tapping box harus diberikan teguran," kata dia.  

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar