#pengamat#andisurya#beritalampung

Pengamat Sebut Andi Surya Berlebihan Tanggapi Pelecehan Mahasiswi

( kata)
Pengamat Sebut Andi Surya Berlebihan Tanggapi Pelecehan Mahasiswi
Pelaporan Andi Surya oleh pihak UIN Raden Intan. (Foto:Dok.Lampost.co)


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Daerah Pemilihan Lampung, Andi Surya dianggap terlalu berlebihan dalam mengomentari persoalan dugaan kasus pelecehan yang menimpa mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Provinsi Lampung inisial (EP).

Hal tersebut disampaikan Pengamat Hukum dari Universitas Lampung, Yusdianto. Ia berpendapat persoalan Andi Surya yang mengeluarkan statmen dimedia terkait dugaan kasus plecehan di Kampus UIN bisa dipidanakan.

"Saya kira bisa dipidanakan. Kecuali yang buat pernyataan Andi Surya kapasitasnya selaku pribadi bukan sebagai anggota parlemen," katanya saat dimintai pendapat oleh Lampost.co, Selasa (22/1/2019).

Yusdianto mengingatkan fungsi DPD sebagaimana Pasal 22D UUD 1945 anggota DPD menjalankan tiga macam fungsi yaitu legislasi, pertimbangan dan pengawasn yang berkaitan dengan: 1) otonomi daerah 2) hubungan pusat dan daerah,  3) pembentukan, pemekaran dan penggabungan daerah 4) pengelolaan sumber daya alam dan Sumber daya ekonomi yg terkait daerah, dan 5) hal hal yang berkaitan dengan perimbangan pusat dan daerah.

"Seorang anggota parlemen yang punya imunitas dalam hal ini DPD jika dalam rangka melaksanakan ketiga fungsi tersebut. Pertanyaannya, apakah urusan pelecehan itu juga diurus oleh DPD, saya kira itu sudah berlebihan dan melampaui batas fungsi dari DPD. Jika ada yang tersinggung ya wajar saja," katanya.

Ia mengatakan pada pasal 245 ayat (1) UUMD 3: Pemanggilan dan permintaan keterangan kepada anggota DPR/DPD yang diduga melakukan tindak pidana yang tidak sehubungan dengan pelaksanaan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 224 harus mendapatkan persetujuan tertulis dari Presiden.

Ketua tim advokat Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum (LKBH), Fakultas Syariah UIN Raden Intan Lampung, Yudi Yusnandi, bersama civitas UIN RIL melaporkan senator Andi Surya ke Polda Lampung, dengan nomor laporan B-10/1/2019/LPG/SKPT, Senin (21/1/2019).

Beberapa pasal yang dilaporkan yakni, pasal 27 ayat (3), pasal 28, pasal 36, pasal 51, Undang-Undang nomor 19 tahun 2016 atas perubahan Undang-undang nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Kemudian, pasal 310 dan 311 KUHP Tentang Pencemaran Nama Baik. 

Triyadi Isworo







Berita Terkait



Komentar