#wiyadi#dprd#bandarlampung

Pengamat: Pro Kontra Kinerja Ketua DPRD Bandar Lampung Mestinya Tuntas di Internal

( kata)
Pengamat: Pro Kontra Kinerja Ketua DPRD Bandar Lampung Mestinya Tuntas di Internal
Empat Fraksi menolak pernyataan bahwa Wiyadi tidak menjalankan tupoksinya secara benar sebagai ketua DPRD -- Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pengamat politik dari Universitas Lampung (Unila), Darmawan Purba, menilai polemik yang bermula dari perbedaan penilaian fraksi-fraksi terhadap Ketua DPRD Kota Bandar Lampung, Wiyadi, semestinya bisa diselesaikan dengan instrumen yang ada di institusi tersebut.

"Ada mekanismenya. Ada rapat-rapat paripurna. Artinya, anggota dewan harusnya bertemu dan berdialog. Jika persoalannya etik, ada Badan Kerhormatan Dewan (BKD)," katanya, Jumat, 28 Mei 2021.

Baca: PDI P Lampung Tunggu Perintah Pusat Terkait Wiyadi

 

Menurutnya, DPRD adalah lembaga punya ketentuan formal yang sudah lengkap. 

"Jika ada hal-hal yang dilanggar oleh ketua, bentuk pelanggarannya seperti apa. Kemudian juga poin apa yang dilanggar, selanjutnya langkah yang ditempuh anggota dewan seperti apa?," katanya.

Selain itu, anggota dewan yang meminta evaluasi juga bisa menggunakan hak tersebut melalui jalur yang berlaku. 

"Bagi Wiyadi mungkin bisa juga menerima ini sebagai dinamika. Kalau pun ada rekan-rekan sesama wakil rakyat yang menginginkan pembinaan dan evaluasi, ya mungkin DPP PDI P bisa membentuk tim pembinaan untuk perbaikan kinerja," ujarnya.

Sebelumnya, enam fraksi menyatakan kinerja Wiyadi tidak baik. Namun, belakangan dua fraksi, yakni Fraksi Partai Gerindra dan Partai NasDem berubah haluan. Sehingga tinggal empat fraksi yang meminta kinerja sebagai Ketua DPRD itu dievaluasi.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar