#korupsi#feeproyeklamsel#hukum

Pengamat Menilai Kasus Free Proyek Lamsel Berpotensi Ada Tersangka Baru

( kata)
Pengamat Menilai Kasus <i>Free</i> Proyek Lamsel Berpotensi Ada Tersangka Baru
Ilustrasi. Dok./Lampost.co


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pengamat Hukum Universitas Lampung Wahyu Sasongko memberikan tanggapan terkait kasus korupsi jilid II Lampung Selatan dengan tersangka baru yakni Asisten II Ekobang Sekkab Lampung Selatan Hermansyah Hamidi. Dari case tersebut, Sahroni diduga memiliki peran kuat dalam perkara tipikor karena dia di bawah pimpinan Hermansyah Hamidi dan Anjar Asmara (para kadis) selaku kuasa pengguna anggaran.

Dia memiliki peran penting dalam mem-ploting para penerima proyek yang fee mulai 15%-20% bakal diserahkan ke eks Bupati Zainudin Hasan.

Terkait potensi penetapan tersangka baru Sahroni, Wahyu juga tak bisa menakar. Karena KPK memiliki strategi penuntutan yang hanya diketahui para penyidik.

Namun, alat bukti dan keterangan yang cukup, jika mengarahkan ke Sahroni, bisa saja dijadikan tersangka. Sebab, pada dasarnya korupsi merupakan perbuatan tindak pidana testruktur dan sistemis sehingga memiliki mata rantai yang saling berkaitan.

"Kalau pakai teori probabilitas, daftar nama itu (Sahroni) punya kemungkinan yang sama (tersangka), yang membedakan adalah variabel data, alat atau barang bukti yang ada, dan potensi sebagai whistle blower ato justice collaborator sehingga mendorong penyidik membuat skala prioritas dan skenario hukumnya," katanya.

Muharram Candra Lugina







Berita Terkait



Komentar