#kriminal#curanmor#penanganan#beritalampung

Pengamat Desak Aparat Serius Tangani Maraknya Pencurian Kendaraan 

( kata)
Pengamat Desak Aparat Serius Tangani Maraknya Pencurian Kendaraan 
Ilustrasi. (Dok.Lampost.co)

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Persoalan tingginya angka Pencurian kendaran bermotor di Kota Bandar Lampung, harus benar-benar disikapi oleh Polresta Bandar Lampung, dan Polda Lampung, agar masyarakat tak resah.

Upaya penindakan dengan menangkap dan membongkar jaringan pelaku tidak lah cukup, kata Pengamat Hukum Universitas Lampung Yusdianto mengkritsi upaya pencegahan yang dilakukan oleh Kepolisian.

Seharusnya upaya preemtif dengan memperkuat fungsi Intel dan Binmas, serta preventif yakni melakukan Patroli rutin oleh personil Sabhara juga harus diperkuat.
"Jadi pencegahan harus dikuatkan, menekan ruang gerak pelaku, patoroli di titik rawan, jalur potensi harus berjalan terus, bukannya tak ada cuma saya lihat lebih ke ceremonial belaka, seharusnya benar-benar berjalan maksimal, enggak ada kesempatan bagi para pelaku btjk bergerak, masyarakat juga harus ikut membantu dengan mengunci kendaraan bahkan agenda Kamtibmas seperti ronda kalau bisa kembali aktif," katanya.

Salah satu kebijakan yang tak dilihat lagi oleh Yusdianto yakni, adanya strong point di tiap Polsek. Kebijakan yang dibuat oleh Kombespol Murbani tersebut, menempatkan polisi di titik tertentu di jalanan, yang tempatnya strategis, mudah dijangkau. Sehingga jika ada kejadian, polisi bisa langsung melakukan pengecekan ke lokasi, dan fungsinya pengejaran dan penyekatan bisa dijalankan.
"Nah strong point ini, kok kayak enggak aktif lagi ya," tanya Yusdianto.
Menanggapi hal tersebut, Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Rossef Efendi mengatakan pihaknya sudah berusaha maksimal guna mencegah dan melakukan penangkapan. "Kejadian C3 belakangan ini, sudah kami identifikasi dan Lidik," ujarnya 

Beberapa upaya yakni, kembali berkoordinasi dengan beberapa Polres tempat pelaku C3 berasal Seperti Polres Lampung timur. Kemudian, dari fungsi Reskrim memaksimalkan patroli hunting reksrim dan memburu pelaku.
"Polisi sudah berupaya maksimal, khusunya kami dari segi represif (penindakan)," katanya.

Asrul Septian Malik



Berita Terkait



Komentar