#BSU#BANSOS#COVID-19

Pengaduan dari Pekerja Terdampak PPKM di Lampung Nihil

( kata)
Pengaduan dari Pekerja Terdampak PPKM di Lampung Nihil
Petugas berjaga dan siap menerima pengaduan pekerja terdampak PPKM di Kantor Disnaker Lampung, Jumat, 23 Juli 2021. Lampost.co/Triyadi Isworo


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Lampung hingga kini belum menerima laporan dan pengaduan dari para pekerja nonesensial dan kritikal yang bekerja di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dan PPKM Level 4 di Provinsi Lampung.


Pada 3-20 Juli 2021, di Bandar Lampung diberlakukan PPKM Darurat, sementara di Kota Metro diberlakukan PPKM Diperketat. Selanjutnya, dilakukan perpanjangan pada 21-25 Juli 2021. Kota Bandar Lampung ditetapkan sebagai PPKM Level 4 dan Kota Metro ditetapkan sebagai PPKM Level 3. Selama periode tersebut, bagi para pekerja/buruh yang mengalami perlakuan tidak sesuai aturan dari kantornya, dipersilakan menyampaikan laporan dan keluhan.


"Sampai saat ini belum ada pengaduan yang kami terima," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung, Agus Nompitu, di ruang kerja, Jumat, 23 Juli 2021.

Baca juga : Pemberian BSU untuk Pekerja Terdampak di Zona PPKM Level 4 Diperpanjang

Menurutnya, adanya kebijakan PPKM tersebut mengharuskan beberapa pekerjaan di luar sektor esensial dan kritikal menjalani kerja dari rumah atau work from home (WFH). Adapun pos pelaporan kantor atau pabrik sektor nonesensial dan kritikal yang masih beroperasi di tengah penerapan PPKM darurat disiapkan untuk menampung keluhan para pekerja.


Pihaknya juga membentuk tim pengawasan tenaga kerja, khususnya untuk wilayah yang diberlakukan PPKM. Agus Nompitu menambahkan bagi pekerja yang ingin menyampaikan laporan pengaduan, bisa langsung mengunjungi kantor dinas tenaga kerja atau melalui web dan media sosial dinas tenaga kerja Lampung. 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar