#pencemaranlaut#lingkungan#beritalampung

Pengadilan Minta Pencemar Teluk Lampung Dieksekusi

( kata)
Pengadilan Minta Pencemar Teluk Lampung Dieksekusi
Humas PN Tanjungkarang, Pastra Joseph Ziraluo. Foto: Febi Herumanika

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungkarang meminta Kejaksaan untuk mengeksekusi terdakwa Achmad Yoga Surya Darma dengan cara memberikan surat pemberitahuan putusan Mahkamah Agung (MA) ke jaksa tersebut. Hal ini diungkapkan, Humas PN Tanjungkarang, Pastra Joseph Ziraluo.

Pastra mengatakan salinan putusan atau akta pemberitahuan sudah diambil oleh jaksanya. Jadi tinggal jaksanya yang melakukan eksekusi.

Menurut Pastra, akta pemberitahuan putusan MA tersebut dengan nomor 748/Pid.B/2015/PN/Tjk. Jaksa mengambil akta putusan MA tersebut pada Rabu, 3 Juli 2019 dengan Jurusita Pengganti Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungkarang, Zailani. "Jadi semua berkasnya sudah diambil oleh jaksanya. Kalau mau ambil salinan lengkapnya jaksanya yang minta ke sini (pengadilan)," kata dia.

Achamd Yoga Surya Darma ditetapkan sebagai terdakwa atas perkara pencemaran di perairan Teluk Lampung dengan cara pengerukan Pelabuhan Panjang yang menyebabkan ratusan ribu ikan kerapu milik peternak setempat mati.

Mantan manager teknik dan manajer PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) cabang Panjang, Lampung itu didakwa oleh jaksa Agus Priambodo pada 1 Desember 2015 lalu. Dia diancam dengan Pasal 8 Ayat (1) dan Pasal 99 Ayat (1) UU No.32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dengan hukuman pidana penjara selama 1 tahun dan dengan Rp1 miliar.

Febi Herumanika 

Berita Terkait

Komentar