#gugatan#pengadilan#beritalampung

Pengadilan Mentahkan Gugatan Terhadap Perusahan Pematang Agri Lestari

( kata)
Pengadilan Mentahkan Gugatan Terhadap Perusahan Pematang Agri Lestari
Kuasa Hukum PT Pematang Agri Lestari, Jono Parulian Sitorus. Lampost.co/Febi Herumanika

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Gugatan perdata yang dilakukan sekelompok warga Labuhan Batin, Kecamatan Way Serdang, Kabupaten Mesuji terhadap PT Pematang Agri Lestari dimentahkan Pengadilan Negeri Kelas 1A, Tanjungkarang dalam putusan sela yang di gelar di Pengadilan setempat.

Kuasa Hukum PT Pematang Agri Lestari, Jono Parulian Sitorus usai sidang mengatakan berdasarkan putusan sela perkara perdata Nomor 172/Pdt.G/2018/PN.TJK, majelis hakim yang di ketuai Aslan Ainin memberi putusan sela dengan amar menerima dan mengabulkan seluruh eksepsi tergugat, menyatakan PN Tanjungkarang tidak berwenang mengadili sengketa perkara aquo atau menyatakan gugatan penggugat tidak dapat diterima.

Dimentahkannya gugatan, kata Jono, dengan alasan bahwa terhadap dalil-dalil gugatan penggugat yang mengendalikan objek sengketa perkara aquo yaitu sebidang tanah seluas 118 hektare yang terletak di Desa Labuhan Batin, dapat dinyatakan objek sengketa yang disengketakan tidak termasuk kewenangan relatif Pengadilan Tanjungkarang, melainkan kewenangan relatif pengadilan negeri kabupaten lain. Hal ini diatur dalam Pasal 4 Ayat (1) UU Nomor 2 Tahun 1986 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 8 Tahun 2004 dan yang terakhir dengan UU Nomor 48 Tahun 2009.

"Undang undang yang mengatakan Pengadilan Negeri di kota madya atau kabupaten, dan daerah hukumnya, meliputi wilayah kota madya atau kabupaten yang bersangkutan, maka tuntutan itu diajukan kepada ketua pengadilan yang dalam daerah hukumnya yang bersangkutan," kata Jono.

Febi Herumanika

Berita Terkait

Komentar