#LAMPUNGTIMUR#PENCABULAN

Pengacara Konsultasi untuk Banding soal Vonis 20 Tahun dan Kebiri Kimia

( kata)
Pengacara Konsultasi untuk Banding soal Vonis 20 Tahun dan Kebiri Kimia
Proses jalannya sidang di PN Sukadana, Lampung Timur. (Foto: Lampost.co/Djoni Hartawan Jaya)


 

Sukadana (Lampost.co) -- Kuasa Hukum Dian Ansori belum mengambil kesimpulan, terhadap vonis 20 tahun dan hukum kebiri kimia yang dijatuhkan majelis hakim PN Sukadana Lampung Timur, pada kliennya, 9 Februari 2021.

"Akan konsultasi dulu dengan terdakwa untuk mengajukan banding," ujar Fauzi, kuasa Hukum Dian Ansori, 9 Februari 2021.

Sebelumnya diberitakan, Dian Ansori oknum  Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Lampung Timur,  divonis 20 tahun penjara, atas perbuatannya terhadap NV  gadis berusia 14 tahun. Sidang vonis tersebut berlangsung di PN Sukadana, Lampung Timur, 9 Februari 2021 secara daring.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Dian Ansori dengan pidana penjara 20 tahun, dan denda Rp800 juta, dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama tiga bulan," ujar Ketua Majelis Hakim PN Sukadana,  Etik Purwaningsih, 9 Februari 2021 saat menjatuhkan vonis.

Hakim juga menjatuhkan pidana kebiri terhadap Dian Ansori, atas perbuatannya terhadap korban NV (14).

"Menjatuhkan tindakan berupa tindakan  kebiri kimia, terhadap terdakwa untuk jangka waktu paling lama 1 tahun setelah terdakwa menjalani tindak pidana pokok," katanya

Dian Ansori juga dihukum membayar restitusi Rp7 juta terhadap korban, dalam waktu 30 hari setelah memiliki kekuatan hukum tetap.

"Jika tidak membayar restitusi, keluarga atau ahli waris memberitahukan PN Sukadana, dan akan diberikan surat peringatan, apabila dalam 14 hari tidak dibayar harta terdakwa disita untuk dilelang, apabila tidak, maka akan diganti kurungan 3 bulan," katanya.


Vonis tersebut lebih tinggi dari tuntutan JPU yakni 15 tahun penjara dan denda Rp800 juta, serta biaya restitusi 22,33 juta kepada korban. 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar