#humaniora#pengemisanak

Penertiban Pengemis Anak Harus Dibarengi Pembinaan

( kata)
Penertiban Pengemis Anak Harus Dibarengi Pembinaan
Ilustrasi. Dok/Lampost.co

Bandar Lampung (Lampost.co) --Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Lampung mengapresiasi kinerja Pemda Bandar Lampung menertibkan anak silver dan pengemis yang meminta-minta di sejumlah lampu merah di Kota Tapis Berseri. Namun, penertiban itu harus dibarengi dengan pembinaan terhadap mereka.

"Kami apresiasi upaya Pemkot Bandar Lampung melalui satpol PP menertibkan anak-anak silver dan pengemis yang meminta-minta di lampu merah," kata Sekretaris LPA Lampung Wahyu Widiyatmiko, Jumat, 13 Desember 2019.

Namun, dia meminta Pemkot tidak hanya sekadar menertibkan saja tetapi harus ada upaya pembinaan lebih lanjut melibatkan orang tua setiap anak yang diamankan agar mereka tidak meminta-minta lagi di jalan. "Jangan hanay penertiban saja tapi harus ada upaya pembinaan terhadap mereka untuk tidak mengulangi perbuatannya itu. Kalau perlu melibatkan orang tua mereka dalam pembinaan tersebut,” katanya.

Dia menambahkan perlu juga diselidiki apakah ada yang mengeksploitasi anak-anak tersebut dalam melakukan kegiatan meminta-minta tersebut. Sebab, hal itu melanggar UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Jika adanya indikasi  keterlibatan orang dewasa dalam mengeksploitasi anak-anak atau pengemis itu agar diproses sesuai dengan hukum sehingga ada efek jera. Sebab, eksploitasi anak jelas dilarang undang-undang dan melanggar hak-hak anak, serta dapat berdampak buruk bagi perkembangan anak," ujarnya.

Sebelumnya, LPA Lampung menyoroti anak-anak meminta-minta di sejumlah titik lampu merah di Bandar Lampung. Oleh sebab itu, LPA Lampung melalui Sekretaris Wahyu Widiyatmiko meminta Pemkot Bandar Lampung untuk menertibkan aksi meminta-minta yang dilakukan anak-anak tersebut.

"Kami meminta khususnya Satpol PP dan Dinas Sosial Bandar Lampung untuk menertibkan anak-anak yang meminta-minta itu," kata Wahyu, Jumat, 29 November 2019.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar