Bantuansembako

Penerima Sembako Kemensos di Bakauheni Bertambah Jadi 124 KPM

( kata)
Penerima Sembako Kemensos di Bakauheni Bertambah Jadi 124 KPM
Foto. Lampost.co/Aan Kridolaksono

KALIANDA (Lampost.co) -- Kementerian Sosial (Kemensos) menambah jumlah penerima bantuan sosial program sembako dari 70 keluarga menjadi 124 keluarga penerima manfaat (KPM) di Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan, Kamis, 24 September 2020.

"Penambahan 54 KPM ini merupakan perluasan Program Sembako yang dulu dikenal dengan nama Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Dimana bantuan sembako ini sebagai upaya perlindungan terhadap dampak wabah COVID-19," kata Alfikry Akbar, pegawai Bank BRI Unit kecamatan Penengahan di sela sela penyaluran kartu keluarga sejahtera (KKS) di kantor desa Bakauheni.

Nantinya, KMP yang mendapat KKS akan menukarkan kartu menjadi sembako di agen BRI Link atau warung desa (wardes) yang telah disepakati. Penyaluran KKS itu juga disaksikan Camat Bakauheni Asep Awaluddin, Kades Bakauheni Syahroni, dan Agus selaku Tenaga Kerja Sosial Kecamatan (TKSK) Bakauheni.

Menurut Albar, penambahan KPM yang mendapatkan bantuan sembako dari perluasan BPNT di Kecamatan Bakauheni sampai saat ini sebantak 314 KPM. Tambahan bantuan sembako tersebut tersebar di lima desa se-kecamatan Bakauheni.

"Semua sudah kami salurkan kepada 314 KPM. Desa Vakauheni ini yang terakhir, tambahan penerima bantuan," pungkasnya.

Sementara Tenaga Kerja Sosial Kecamatan (TKSK) Bakauheni Agus menyebut, penyaluran KKS sebagai perluasan BPNT ini diharapkan dapat membantu perekonomian masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

"Bantuan kartu sembako dari Kemensos ini diharapkan benar-benar dimanfaatkan KPM dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari," katanya.

Ia menjelaskan KPM perluasan Program Sembako akan mendapatkan bantuan setiap bulan Rp200 ribu hingga Desember.

"Mereka yang mendapatkan perluasan ini sudah masuk basis data terpadu Kemensos," jelasnya. 

Winarko



Berita Terkait



Komentar