#Baznas#Bantuan#Ternak

Penerima Bantuan Produktif Dengan Beternak

( kata)
Penerima Bantuan Produktif Dengan Beternak
Penerima bantuan Baznas, Katini, menunjukkan tempat penetasan telur di rumahnya yang berada di Bandar Jaya Barat, Lampung Tengah, Minggu (11/11/2018). (Istimewa/Lampost.co)

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lampung menyalurkan bantuan kepada dhuafa dalam bentuk modal produktif dan hewan ternak. Bantuan tersebut diharapkan dapat berkembang dan bisa memberikan pemasukan yang semakin besar bagi sang penerima.

Salah satu penerima bantuan, Katini, mengaku mendapat modal produktif bergulir senilai Rp20 juta. Modal tersebut diterima sekitar 16 bulan lalu. "Alhamdulillah, saat ini saya sudah punya mesin penetasan 10 unit," kata dia melalui keterangan tertulis, Minggu (11/11/2018).

Warga Bandar Jaya Barat, Lampung Tengah itu menjelaskan kapasitas mesin telur tetas mencapai 400 butir per kotak. Setiap dua hari, ia mesin menetaskan 200 ekor bibit bebek. "Sekarang sudah banyak yang antre untuk penetasan. Bibit bebek hybrida packing dibanderol Rp11 ribu per ekor," ujarnya.

Selain produksi bibit, Katini juga membuat dan menjual telur asin asap. Tiap produksi rata-rata menghasilkan 500 butir telur dengan harga jual Rp4 ribu per butir. "Pelanggan saya diambil rumah makan di sekitar Bandar Jaya," ujarnya.

Ketua Baznas Lampung Mahfud Santoso mengatakan pihaknya memberikan bantuan kepada dhuafa sekitar Rp20 juta hingga Rp52 juta. "Bantuan ini berbentuk modal bergulir. Sejauh ini para penerima bantuan dapat memanfaatkannya dengan baik untuk meningkatkan taraf ekonomi keluarganya," kata Mahfud.

 

 

Delima Napitupulu



Berita Terkait



Komentar