#Pariwisata#covid-19

Penerapan Prokes Wisatawan di Pesawaran Diperketat

( kata)
Penerapan Prokes Wisatawan di Pesawaran Diperketat
Personel gabungan menghukum pushup pengunjung wisata di Pesawaran yang tidak memakai masker. Lampost.co/Putra Pancasila Sakti


Pesawaran (Lampost.co) -- Satuan Tugas (Satgas) penanganan covid-19 Kabupaten Pesawaran memperketat pemeriksaan protokol kesehatan (prokes) bagi para wisatawan yang hendak berkunjung ke pantai di daerah pesisir.

Bupati Pesawaran sekaligus Ketua Satgas covid-19 Dendi Ramadhona mengatakan, hal ini dilakukan guna memastikan tidak adanya klaster penyebaran covid-19 di tempat wisata di Pesawaran. 

"Wisatawan kan dari mana-mana. Apalagi hari-hari weekend seperti saat ini pasti ada peningkatan wisatawan yang berkunjung,," katanya. Minggu, 6 Juni 2021.

Baca: 72 Tempat Usaha di Lampung Kantongi Sertifikat 'Prokes'

 

Dia juga mengatakan, untuk memutus mata rantai penyebaran virus pihaknya menggelar operasi yustisi di daerah wisata dengan menurunkan personel gabungan, baik dari TNI, Polri, Satpol PP, dan juga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). 

"Personel melaksanakan operasi yustisi di Pantai Mutun. Mereka mengimbau dan menindak berupa teguran lisan maupun fisik kepada warga atau pun wisatawan yang tidak menggunakan masker," ujarnya. 

Bupati menyebut telah memberikan sanksi ke sebanyak 113 orang pelanggar prokes. sebanyak 110 sanksi teguran lisan dan sisanya sanksi fisik berupa push-up.

Ia juga telah meminta pemilik tempat wisata untuk menyiapkan petugas yang selalu berkeliling dan mengingatkan prokes kepada para pengunjung. Mereka juga diminta menyiapkan fasilitas penunjang prokes seperti tempat cuci tangan serta handsanitizer

"Kalau para pengusaha wisata dengan tegas menerapkan prokes, saya yakin tidak akan ada klaster covid-19 dari tempat wisata," kata dia. 

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar