#meteor#bendalangit

Peneliti Itera Sebut Benda Asing Menyala di Langit Sampah Antariksa

( kata)
Peneliti Itera Sebut Benda Asing Menyala di Langit Sampah Antariksa
Ilustrasi. Dok.Itera


Bandar Lampung (Lampost.co)--Benda asing mengeluarkan api yang diduga meteor melintas di atas langit Lampung pada  Sabtu malam, 30 Juli 2022, dan membuat geger masyarakat yang melihat, ternyata sampah luar angkasa.

Akademisi Peneliti Instrumentasi Astronomi dan Fisika Bintang Institut Teknologi Sumatera (Itera) Robiatul Muztab menjelaskan jika benda yang melintas merupakan bagian dari CZ-5B (Chang Zeng/Long March 5B) yakni roket kelas berat China yang beberapa waktu lalu meluncurkan bagian Stasiun Antariksa Tiangong.

"Karena desain roketnya, bagian pendorongnya yang seberat 23 ton ini sengaja ditinggal di orbit jadi sewaktu-waktu akan jatuh," katanya saat dikonfirmasi, Minggu, 31 Juli 2022.

Adji sapaan akrabnya, menjelaskan jika fenomena yang terjadi semalam itu  lazim terjadi. Karenanya di ruang angkasa sangat banyak sampah antariksa bekas peluncuran roket, atau satelit-satelit yang sudah usang dan tidak digunakan lagi menumpuk di ruang angkasa.

Berita Terkait: Benda Asing Diduga Meteor Bikin Geger Bandar Lampung

"Sampah antariksa punya potensi untuk berpindah orbit dan jatuh ke bumi," tuturnya.

Ia dan Observatorium Astronomi Itera Lampung (OAIL) sebelumnya  telah mendapatkan informasi terkait adanya benda yang akan jatuh memasuki bumi yang akan melintasi langit Sumatra, terutama melintasi Provinsi lampung. Dan jejak dari pergerakan benda jatuh antariksa tersebut berhasil terekam kamera.

Ia menambahkan jika benda asing tersebut bisa dilihat warga dengan mata telanjang atau tanpa bantuan teleskop. Hal itu dikarenakan jaraknya mendekati bumi.

"Dengan ukuran berat 23 ton, ada kemungkinan 1 hingga 2 ton dapat melewati atmosfer. Ketika benda tersebut melalui atmosfer maka akan ada pendaran cahaya yang dapat diamati oleh warga sekitar yang dilewatinya," jelasnya.

Terakhir ia menambahkan jika benda asing tersebut akan  sangat berbahaya sekali jika jatuh di atas pemukiman warga.

"Namun sudah dikonfirmasi bahwa benda tersebut jatuh di laut dekat Filipina dan Malaysia," pungkasnya.

Sri Agustina






Berita Terkait



Komentar