#BPS#KEMISKINAN

Penduduk Miskin di Lampung Turun 12,62%

( kata)
Penduduk Miskin di Lampung Turun 12,62%
Kepala BPS Provinsi Lampung, Faizal Anwar saat menyampaikan indikator strategis kemiskinan melalui kanal youtubenya, Kamis, 15 Juli 2021. Lampost.co/Triyadi Isworo


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Penduduk miskin di Provinsi Lampung mengalami penurunan 12,62% pada periode Maret 2021 dibandingkan September 2020. Hal tersebut sesuai informasi resmi yang disampaikan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung saat menyampaikan indikator strategis kemiskinan dan gini ratio melalui kanal youtubenya, Kamis, 15 Juli 2021.

Kepala BPS Provinsi Lampung, Faizal Anwar mengatakan pada Maret 2021, jumlah penduduk miskin (penduduk dengan pengeluaran perkapita perbulan di bawah garis kemiskinan) di Lampung mencapai 1,08 juta orang (12,62%), turun sebesar 7,21 ribu orang dibandingkan dengan kondisi September 2020 yang sebesar 1,09 juta orang (12,76%).

"Persentase penduduk miskin Maret 2021 turun menjadi 12,62%," katanya.

Persentase penduduk miskin di daerah perkotaan pada Maret 2021 adalah sebesar 9,29% atau turun 0,30 poin dibandingkan September 2020 yang sebesar 9,59%. Sementara persentase penduduk miskin di daerah perdesaan pada Maret 2021 sebesar 14,18% atau mengalami penurunan 0,04 poin jika dibandingkan September 2020 yang sebesar 14,22%.

Baca juga :21,4 Ribu Warga Lampung Jadi Pengangguran

Selama periode September 2020 - Maret 2021, jumlah penduduk miskin di daerah perkotaan turun sebanyak 4,68 ribu orang (dari 259,28 ribu orang pada September 2020 menjadi 254,60 ribu orang pada Maret 2021). Sementara di daerah perdesaan turun sebanyak 2,53 ribu orang (dari 831,86 ribu orang pada September 2020 menjadi 829,33 ribu orang pada Maret 2021).

Ia mengatakan peranan komoditi makanan terhadap garis kemiskinan jauh lebih besar dibandingkan peranan komoditi bukan makanan (perumahan, sandang, pendidikan, dan kesehatan). Sumbangan garis kemiskinan makanan pada Maret 2021 tercatat sebesar 75,58%. Kondisi ini meningkat dibandingkan dengan kondisi September 2020 yaitu sebesar 75,40%.garis 

"Gini Ratio pada Maret 2021 adalah sebesar 0,323. Angka ini mengalami kenaikan jika dibandingkan September 2020 yang sebesar 0,320. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat ketimpangan di Provinsi Lampung termasuk kategori ketimpangan rendah," katanya.

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar