Covid-19

Pendirian Posko Pengawasan Covid-19 Belum Bisa Dipastikan

( kata)
Pendirian Posko Pengawasan Covid-19 Belum Bisa Dipastikan
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandar Lampung Herman HN. (Dok)


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Bandar Lampung, belum dapat memastikan apakah pada masa libur Natal dan tahun baru (Nataru) 2021 akan dibangun posko pengawasan Covid-19. 

Ketua Satgas Covid-19 Kota Bandar Lampung Herman HN mengatakan, mengenai posko pengawasan Covid-19 dalam rangka mengawasi penyebaran virus akibat masuknya pendatang dari luar kota. 

Posko pengawasan yang sebelumnya sempat diberlakukan oleh Satgas setempat untuk libur Nataru ini belum dapat dipastikan apakah akan diberlakukan hal serupa. 

"Sementara ini belum ya nanti kita lihat karena libur akhir tahun cuma tiga hari, jadi kita lihat dahulu kondisinya," ujar Ketua Satgas yang juga Wali Kota Bandar Lampung Herman HN, Jumat (11/12/2020). 

Meski demikian, Satgas akan berlakukan pengawasan ketat terhadap cafe dan hotel yang kerap melaksanakan kegiatan hiburan akhir tahun. Hal demikian belum dapat disetujui oleh Satgas setempat. 

"Tapi untuk hiburan-hiburan di hotel di cafe ditiadakan agar masyarakatnya aman tentram, satgas akan saya awasi semua, saya akan buat surat edaran," ungkapnya. 

Apabila nantinya masih terdapat hiburan akhir tahun digelar oleh pengusaha cafe atau hotel, maka Pemerintah Kota setempat akan menutup usaha tersebut.

"Kalau nanti masih ada yang gelar hiburan saya tutup, karena ini mengenai nyawa manusia, itu yang utama, sedangkan kita masih zona merah, ini untuk menekan angka Covid bisa turun sampai tidak ada di Bandar Lampung," tegas Herman HN.

Untuk itu dirinya meminta kepada para pengusaha hotel dan cafe agar bersama merasa simpatik dengan keadaan penyebaran virus di Kota Tapis Berseri ini. 

"Jadi saya mohon maaf kepada pengusaha bukan saya tidak mendukung, ini untuk tahun baru saja jangan ada hiburan dahulu kita bersama prihatin, dan selama ini usaha tidak ada yang saya tutup dan tidak melarang, tapi ini zona merah sudah luar biasa, jadi untuk tahun baru hiburan ditiadakan di hotel maupun cafe," ungkapnya. 
 

Ricky Marly







Berita Terkait



Komentar