#PendhegaDira#komunitas#humaniora

Pendhega Dira Ajak Anak Kenali Permainan Tradisional

( kata)
Pendhega Dira Ajak Anak Kenali Permainan Tradisional
Komunitas Pendhega Dira melakukan sosialisasi tentang bullying kepada siswa siswi SD. Lampost.co/Dok

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Komunitas yang bergerak di bidang pedidikan bernama Pendhega Dira mengajak sekolah untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak dengan cara yang menyenangkan.

Pendiri komunitas Fadli Rio Naldi mengataka kegiatan besar yang diseleggarakan yaitu Roadshow 31 Days dengan tema Bermain dan Belajar. Permainan boneka tangan ampuh menjadi media edukasi tentang pencegahan bullying di sekolah dan menjaga kebersihan lingkungan.

"Siswa siswi sangat antusias dengan metode sosialisasi yang kita terapkan, mereka lebih mudah memahami apa itu bullying," kata Rabu 6 November 2019.

Selain itu, anak diajak untu lebih mengenal permainan tradisional yang telah ditinggalkan akibat pengaruh era digital. Semua anak dapat dengan mudah mengakses internet dari gawai. Permainan tradisional juga mampu melatih anak lebih aktif dan atraktif juga kompak terhadap rekan sesama.

"Permainan tradisional yang kami lakukan seperti bakiak, gobak sodor, keseimbangan bola, dan membuat kerajinan origami. Tujuannya agar anak bisa teralihkan dari game online. " ujarnya.

Dijelaskannya, 31 sekolah dasar dan madrasah, kelas 5 dan 6 menjadi target kegiatan ini . Namun karena terkendala izin dari dinas setempat, maka hanya 15 sekolah yang disambangi oleh Pendegha Dira. Agenda di mulai dari 31 Oktober di SD IT An-Nahl, Susunan Baru dan berakhir pada 30 November 2019 di SD 9 Punduh Pidada, Pesawaran.

"Kegiatan kedua pada Sabtu lalu (2 November 2019) di MIS NU Kebon Jeruk, Tanjungkarang Timur. Masih ada banyak lagi kegiatannya yang seru di 12 sekolah dasar lainnya," papar dia.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar