#ispa#polusiudara#beritalamsel#kesehatan

Penderita ISPA dan Diare di Palas Miningkat

( kata)
Penderita ISPA dan Diare di Palas Miningkat
Foto : Dok

KALIANDA (Lampost.co) -- Penderita penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan diare di Kecamatan Palas, Lampung Selatan, mengalami peningkatan selama musim kemarau. Cuaca yang panas dan pola hidup tidak sehat seperti makan dan minum sembarangan menjadi penyabab utama seseorang terkena ISPA.

Hal tersebut diungkapkan, Dokter Umum UPTD Puskesmas Rawat Jalan Kecamatan Palas, Herman saat dihubungi melalui sambungan whatsapp, Selasa, 24 September 2019. Dia mengaku selama musim kemarau yang terjadi mengakibatkan peningkatan penderita ISPA dan Diare.

"Iya, ada peningkatan jumlah pengunjung yang berobat di Puskesmas Palas. Rata-rata mereka mengeluh pada saluran pernapasan dan diare.  Hampir setiap hari masyarakat datang untuk berobat," kata dia.

Dia mengaku selama musim kemarau beberapa dua bulan terakhir jumlah pengunjung mencapai 50 pasien penderita ISPA dan Diare. Sedangkan, sebelumnya jumlah pengunjung paling banyak berkisar 15-20 pasien per bulan.

"Setiap bulan ada 50 pengunjung yang mengeluh sakit ISPA, seperti batuk-batuk, flu, dan diare serta dermatitis (gatal-gatal). Ya, ini karena dampak dari musim kemarau. Penyakit ini yang sering datang ke Puskesmas Palas," kata dia.

Untuk itu, Herman mengimbau kepada seluruh masyarakat setempat untuk dapat mencegahnya, misalnya menggunakan masker dan pakai jaket. Kemudian, menjaga pola hidup sehat seperti maka makanan bergizi dan bernutrisi.

"Ya, kalau hendak keluar rumah, terutama yang bepergian dengan menggunakan kendaraan roda dua dapat selalu mengenakan masker guna mencegah menghirup debu dan kotoran yang bercampur udara bebas. Paling utama jaga pola hidup sehat," kata dia.

Hal senada diungkapkan, Kepala UPTD Puskesmas Rawat Jalan Kecamatan Palas, Bambang Priyanto. Dia mengimbau kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan diri serta lingkungannya selama kemarau. Sebab, penyakit itu akan timbul oleh tiga faktor, yaitu daya tahan tubuh yang lemah, lingkungan yang kotor, serta kuatnya serangan dari agen penyakit itu sendiri.

"Untuk itu, saat musim kemarau ini diimbau semua warga khususnya Kecamatan Palas harus memperhatikan kebersihan. Selain itu, hindari kontak dengan warga yang sudah terserang ISPA. Sebab, virus penyakit ini cepat sekali menular di udara. Apalagi, saat cuaca panas seperti sekarang ini," kata dia.

Armansyah



Berita Terkait



Komentar